Bakesbangpol Tabanan Kenalkan SIKEDAS Tertibkan Ormas

TABANAN, Kilasbali.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tabanan mengenalkan Sistem Kelengkapan Data Ormas (SIKEDAS) guna menertibkan dan merapikan pendataan organisasi kemasyarakatan di wilayah setempat.
Terobosan berbasis aksi perubahan digital tersebut disosialisasikan secara bersamaan dengan agenda monitoring dan evaluasi di Sekretariat Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Kabupaten Tabanan pada Rabu (7/10).
Pengenalan platform SIKEDAS dirancang untuk memodernisasi tata kelola administrasi ormas agar lebih terstruktur, komprehensif, dan mudah diakses oleh pemerintah daerah maupun pengurus organisasi.
Langkah ini ditempuh demi mendukung keterbukaan informasi serta pemutakhiran rekam jejak aktivitas keorganisasian di Tabanan.
Kepala Bakesbangpol Tabanan, I Made Murdika, menjelaskan bahwa SIKEDAS dihadirkan sebagai instrumen pendukung agar pelaporan dan pemutakhiran data Ormas berjalan lebih sistematis.
“SIKEDAS ini merupakan bagian dari Aksi Perubahan yang kami dorong untuk membantu pengelolaan data Ormas agar lebih lengkap dan sistematis. Kami berharap organisasi masyarakat dapat memanfaatkan sistem ini dengan baik, terutama dalam melengkapi dan memperbarui data organisasi,” ujar Murdika.
Murdika menegaskan, kerapian data organisasi tidak semata-mata menguntungkan jajaran birokrasi, melainkan memberikan nilai tambah langsung bagi ormas dalam mengarsipkan rekam jejak kegiatan dan mempermudah urusan administratif kelembagaan.
“Data yang lengkap bukan hanya dibutuhkan pemerintah. Bagi organisasi sendiri, data yang tertib akan memudahkan dalam pengelolaan administrasi dan dokumentasi organisasi. Karena itu, kami mengajak seluruh Ormas untuk bersama-sama membangun budaya tertib administrasi,” tambahnya.
Di samping sosialisasi SIKEDAS, Bakesbangpol Tabanan memanfaatkan momen peninjauan ke lapangan sebagai wadah dialog interaktif dua arah.
Peninjauan ke Sekretariat PP Polri tersebut difungsikan untuk mendengarkan langsung aspirasi, kendala, serta kebutuhan organisasi di tingkat tapak.
Pihaknya memastikan bahwa kehadiran petugas di Sekretariat PP Polri bukan sekadar melakukan pemeriksaan dokumen formal, melainkan membangun pola komunikasi yang setara dan komunikatif.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk berkomunikasi secara langsung dengan ormas. Kami ingin mengetahui perkembangan organisasi sekaligus mendengar berbagai hal yang menjadi kebutuhan dan perhatian dari masing-masing organisasi,” jelas Murdika.
Melalui penguatan database SIKEDAS dan koordinasi yang berkesinambungan, Bakesbangpol Tabanan berharap dapat mewujudkan kemitraan yang solid dengan seluruh elemen Ormas demi menyokong pembangunan sosial warga Tabanan.
“Kami ingin hubungan pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat terus terjalin dengan baik. Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah. Pemerintah membutuhkan peran ormas dalam kehidupan bermasyarakat, dan ormas juga membutuhkan ruang komunikasi dengan pemerintah,” pungkasnya. (c/kb)

















