
GIANYAR, Kilasbali.com – Awalnya mengeluh sakit gigi, kematian buruh proyek bernama Edi Emiliano Diaz (28), sontak mengagetkan rekan-rekannya sesama buruh proyek.
Korban ditemukan meninggal di bedeng Proyek Apartemen di Banjar Kutuh Kaja, Petulu, Ubud, Rabu(3/12) pagi.
Dari informasi yang diterima, awalnya korban dikira hanya tidak sadarkan diri oleh rekan-rekan kerjanya sekitar pukul 05.00 Wita. Namun setelah diperiksa para medis klinik terdekat, korban dinyatakan meninggal oleh tenaga medis.
Sejak dua hari, korban disebutkan mengeluh sakit gigi dua hari sebelumnya. Pada pukul 05.00 WITA, korban terlihat mengigau dan bergerak tidak normal sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Rekan-rekan kerja kemudian memindahkan korban ke tempat tidur lantai bawah dan menghubungi Klinik Toya Medika serta Polsek Ubud.
Petugas medis dari Klinik Toya Medika yang tiba pada pukul 07.05 WITA menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Pemeriksaan medis menunjukkan tidak adanya denyut nadi, tidak ada pernapasan, pupil mata tidak reaktif, serta tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan.
Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penanganan awal.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Ubud.
Sekitar pukul 09.00 WITA, Tim Identifikasi Polres Gianyar tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi lanjutan. Area bedeng proyek telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan awal.
“Dari olah TKP, kami menemukan beberapa obat seperti Spedifen dan Bodrex yang telah dibuka. Namun penyebab pasti kematian masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya,” jelas Kapolsek Ubud lebih lanjut.
Pihak kepolisian lantas berkoordinasi dengan keluarga korban serta instansi medis terkait.
“Kami sudah menyampaikan semua informasi kepada pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur, dan hasil lengkap pemeriksaan akan kami laporkan kepada pimpinan serta keluarga korban,” tutupnya.
Jenazah korban hari itu juga dipulangkan ke rumah duka di Dusun Krajan, Desa Balunglor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember. (M/kb)

















