
TABANAN, Kilasbali.com – Perumda Tirta Amertha Bhuana (TAB) menyiagakan pengiriman bantuan air bersih menggunakan armada tangki untuk memenuhi kebutuhan warga sejumlah desa di Kecamatan Selemadeg Barat.
Langkah darurat ini ditempuh menyusul menyusutnya debit Sumber Mata Air Mekori akibat terdampak musim kemarau.
Penyaluran pasokan air bersih berkapasitas 5.000 liter tersebut disiapkan agar masyarakat perdesaan tetap mengantongi cadangan air yang memadai untuk keperluan harian.
Bantuan armada tangki ini menyasar kawasan pemukiman penduduk, salah satunya di Banjar Gulingan di Desa Antosari dan Desa Lumbung.
Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana, menjelaskan bahwa pengerahan armada tangki ke wilayah Selemadeg Barat telah bergulir secara berkala sejak Agustus 2026 lalu.
“Air tangki sudah stand by. Untuk wilayah Selemadeg Barat, pelayanan sudah dilakukan sejak Agustus lalu dan sifatnya menyesuaikan dengan permintaan warga,” ujar Wahyu pada Selasa (15/9).
Wahyu menyebutkan, penipisan volume air bersih selama kemarau ini hanya terkonsentrasi di areal yang menggantungkan suplai dari Sumber Mekori.
Sebaliknya, keandalan distribusi air untuk kawasan perkotaan Tabanan dan Kediri dipastikan berada dalam kondisi stabil.
“Untuk Tabanan kota dan Kediri Kota masih aman, debit airnya masih stabil. Saat ini yang perlu kita antisipasi baru di wilayah Mekori,” jelas Wahyu.
Untuk mengoptimalkan alur distribusi di Sumber Mekori saat jam puncak pemakaian, Perumda TAB turut merekayasa skema pengaliran dengan memindahkan posisi selang pipa ke bagian atas.
Penataan teknis tersebut diimbangi dengan pemantauan jaringan secara ketat di lapangan untuk mencegah timbulnya hambatan pasokan. “Sekarang sudah aman karena selangnya dipindahkan ke atas,” ungkapnya.
Di sisi lain, susutnya air tanah akibat kemarau panjang memicu kenaikan pengajuan sambungan air minum baru serta reaktivasi pelanggan lama yang sebelumnya memanfaatkan sumur bor.
Pada Agustus 2026, pendaftaran pelanggan baru menembus 414 sambungan dari rata-rata normal di bawah 100 pengajuan per bulan, sementara sambungan kembali tercatat 22 pelanggan.
“Peralihan banyak, ada penyambungan kembali. Rata-rata bisa tiga pengajuan sehari. Ada juga pelanggan yang sebelumnya punya sumur bor kemudian kembali menggunakan layanan,” bebernya.
Saat ini, total pelanggan aktif Perumda TAB Tabanan secara keseluruhan telah menembus angka 72.279 sambungan. (c/kb)

















