Pemkab Tabanan Berencana Tertibkan Kabel WiFi Semrawut di Jalan Gajah Mada

TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bakal menertibkan jaringan utilitas kabel WiFi semrawut di sepanjang kawasan Jalan Gajah Mada hingga seputaran Taman Bung Karno.
Penertiban ini dilakukan beriringan dengan program penataan Jalan Gajah Mada yang saat ini sedang berlangsung hingga akhir Desember 2026 mendatang.
Rencana penertiban perkabelan yang semrawut ini masih dalam tahap kajian oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sekretaris Diskominfo Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, mengungkapkan bahwa rencana penertiban utilitas perkabelan ini masih dalam tahap kajian. “Masih dalam tahap kajian,” katanya pada Minggu (1/9).
Ia mengungkapkan, pembahasan atau penyusunan kajian ini sudah beberapa digelar dengan melibatkan pimpinan asosiasi penyedia jasa telekomunikasi.
“Termasuk dengan APJI (Asosiasi Pengusaha Jasa Internet) dan APJATEL (Asosiasi Pengusaha Jasa Telekomunikasi),” imbuhnya.
Ia menerangkan, hal penting yang dimatangkan dalam rapat kajian tersebut berfokus pada pemetaan jalur pemindahan (re-routing).
Koordinasi lanjutan antar-instansi terus dilakukan untuk menyampaikan hasil rancangan rute baru itu. “Besok kami akan rapat lagi dengan Dinas PUPR untuk menyampaikan jalur re-routing,” ungkapnya.
Sesuai perencanaan, penataan kabel WiFi akan membentang dari Jalan Pahlawan, lalu mengarah ke barat di utara Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan dan Jalan Gajah Mada.
Jalur penataan tersebut berlanjut hingga Jalan Gajah Mada hingga seputaran Taman Bung Karno serta Gedung Kesenian I Ketut Maria.
Hasil kajian rute re-routing tersebut nantinya akan diserahkan dan dipresentasikan langsung kepada Bupati Tabanan untuk memaparkan skema penataan di lapangan. “Seperti ini kondisinya (rencana penataan kabel sesuai kajian),” ungkapnya.
Setelah kajian dilaporkan, Pemkab Tabanan berencana menyampaikan pengumuman resmi kepada seluruh penyedia jasa internet (provider) dalam kurun waktu satu atau dua minggu mendatang.
Penyampaian tersebut dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi provider agar menyiapkan teknis pemindahan jaringan. “Karena untuk re-routing itu kan perlu waktu bagi mereka (provider),” jelasnya.
Penertiban kabel semrawut ini menjadi bagian dari penataan kawasan pusat Kota Tabanan yang saat ini masih berlangsung.
Adapun penataan Jalan Gajah Mada secara fisik meliputi pemasangan paving di badan jalan, penyeragaman ornamen pilar pertokoan, hingga pembaruan Patung Catur Muka. (c/kb)

















