Fix! Pasar Senggol Tabanan Pindah Sementara dari Gajah Mada Mulai 21 Mei 2026

TABANAN, Kilasbali.com – Aktivitas Pasar Senggol Tabanan sudah dipastikan pindah dari Jalan Gajah Mada menuju tempat sementara di sekitar Gedung Kesenian I Ketut Maria mulai Kamis (20/5).
Pada Rabu (20/5) pagi, ratusan pedagang yang sehari-harinya berjualan di sepanjang Jalan Gajah Mada itu mendatangi area sekitar Gedung Maria untuk mencari lapak sementaranya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pedagang menyisir sisi selatan dan barat gedung untuk mencocokkan nomor urut yang telah dibagikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan.
Relokasi ini merupakan dampak dari proyek penataan Jalan Gajah Mada yang akan segera memasuki tahap pemasangan paving selama enam bulan ke depan.
Salah satu pedagang makanan, Khoirudin, mengaku sudah mulai mengecek posisi tempatnya berjualan meski masih merasa bingung dengan denah yang ada.
Ia merupakan pedagang dari Banjar Tunggal Sari yang sudah meneruskan usaha orang tuanya sejak tahun 2001 silam.
“Di mana dapat, di situ kami tempati. Kami masih sama-sama bingung cari tempat (mesti sudah ada tanda),” ujar Khoirudin.
Meskipun sempat ada dinamika di internal pedagang, Khoirudin menegaskan pihaknya akan tetap menaati aturan dan kebijakan pemerintah daerah.
“Aturan ya tetap diikuti. Ini (bedagang di sini) sementara saja. Setelah ini enam bulan pindah ke Terminal Pesiapan,” imbuhnya.
Ia berharap, saat perpindahan sementara ini para pedagang dibantu dengan penyediaan fasilitas listrik. “Itu juga masih proses,” sebutnya.
Menurutnya, sesuai arahan yang diterima saat sosialisasi, para pedagang nantinya akan berjualan menetap di Terminal Pesiapan.
Untuk perpindahan tersebut pada nantinya, ia berharap agar ukuran tempat berjualan mereka tidak mengalami penyusutan luas.
Sebab, bila luas tempat berdagang di Terminal Pesiapan menyusut, ia khawatir akan keluar biaya lagi untuk memodifikasi ukuran gerobak dagangannya.
“(Kalau diperkecil lagi) nanti kami memperkecil ukuran rombong lagi. Perlu biaya lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Manajemen Pasar Senggol Tabanan, Agung Suadana, menjelaskan bahwa perpindahan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan untuk mengalokasikan tempat berjualan sementara bagi 186 orang pedagang.
Perpindahan sementara ini dilakukan karena Jalan Gajah Mada yang menjadi tempat aktivitas pasar senggol selama ini akan ditata ulang oleh Pemkab Tabanan.
Ke depannya, Pasar Senggol Tabanan akan menempati lokasi baru yakni di Terminal Pesiapan yang proses penataannya berbarengan dengan Jalan Gajah Mada.
“Yang jelas (pemindahan sementara pedagang Pasar Senggol Tabanan akan dilaksanakan 21 Mei 2026. Kendala teknis tidak ada. Cuma kendala waktunya yang mepet deadline,” kata Agung.
Menurutnya, pengerjaan fisik berupa pemasangan paving di sepanjang Jalan Gajah Mada memerlukan pengosongan total dari berbagai aktivitas keramaian.
“Secara teknis (Jalan Gajah Mada) mesti dikosongkan. Tidak bisa digunakan untuk aktivitas komunal yang ramai,” jelasnya.
Mengenai fasilitas penunjang, manajemen sedang mengupayakan penyediaan listrik dan penerangan agar para pedagang tidak terbebani biaya tinggi.
Terkait dengan perindahan sementara para pedagang, pihaknya dari manajemen mengimbau para pedagang untuk tetap disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan di lokasi baru.
Terlebih saat ini pengelolaan sampah sesuai aturan kini wajib dipilah dari sumber. Sehingga, manajemen hanya akan mengakomodasi sampah residu.
“Yang lainnya (sampah organik dan anorganik) dikelola di rumah masing-masing,” tegas Agung yang juga Petajuh Desa Adat Kota Tabanan. (c/kb)

















