Dishub Tabanan Kejar Sisa PAD Parkir Rp 2,65 Miliar

TABANAN, Kilasbali.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan harus mengejar sisa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir sebesar Rp 2,652 miliar dalam sisa waktu tiga setengah bulan hingga penutupan tahun 2026.
Target penerimaan retribusi tersebut mengalami hambatan menyusul berlangsungnya penataan kawasan Jalan Gajah Mada di pusat kota.
Hingga pertengahan September 2026, akumulasi penerimaan retribusi parkir baru menyentuh angka Rp 3,678 miliar.
Capaian tersebut baru setara 58 persen dari total pagu PAD parkir yang dipatok pemerintah daerah sebesar Rp 6,33 miliar untuk tahun anggaran ini.
Kabid Prasarana Dishub Tabanan I Putu Sandi Yasa mengungkapkan, program revitalisasi Jalan Gajah Mada menjadi salah satu faktor pernyababnya.
Aktivitas penataan prasarana memaksa beberapa kantong parkir langganan warga dihentikan untuk sementara waktu.
“Untuk kendala ada revitalisasi di beberapa titik, seperti di Gajah Mada dan Terminal Pesiapan,” ujar Sandi Yasa belum lama ini.
Penutupan sementara kantong parkir akibat proyek penataan paling dirasakan pada kelompok Parkir Tepi Jalan Umum (TJU).
Dari 27 titik lokasi TJU yang tersebar di sepanjang koridor aktivitas warga, retribusi yang terkumpul baru mengantongi Rp 2,214 miliar atau 53,45 persen dari target Rp 4,144 miliar.
Kondisi serupa membayangi penerimaan dari Tempat Parkir Khusus (TPK). Pengelolaan retribusi pada 16 titik area parkir khusus tersebut baru menghasilkan pendapatan sebesar Rp 1,463 miliar, atau setara 67,88 persen dari target sasaran Rp 2,156 miliar.
Untuk menutupi kekurangan penerimaan sebelum pergantian tahun, Dishub Tabanan memfokuskan pengawasan pada kantong-kantong parkir aktif yang masih melayani kendaraan masyarakat.
Di samping itu, jajaran dinas berencana memetakan area parkir baru begitu proyek infrastruktur selesai dikerjakan.
“Kami tetap berusaha. Setelah Gajah Mada selesai, mulai survei titik parkir kantong,” kata Sandi Yasa.
Sandi Yasa menegaskan, pengasahan potensi retribusi bakal terus dimaksimalkan sembari memantau pemulihan fungsi kawasan perkotaan agar kembali ramah bagi kendaraan pengunjung.
“Kami akan mengoptimalkan pemungutan pada titik-titik parkir yang masih aktif sembari memantau perkembangan revitalisasi sejumlah kawasan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sedang mengkaji potensi penambahan titik parkir baru setelah kondisi kawasan yang selesai direvitalisasi. (c/kb)

















