
GIANYAR, Kilasbali.com – Dua premotor terkapar di Jalan Raya Tegallalang, Minggu (23/10) malam, setelah terlibat kecelakaan maut ‘adu jangkrik’. Seorang diantaranya tewas karena mengalami cedera berat.
Dari informasi yang diterima pada Senin (24/10), laka lantas ini terjadi sekitar pukul 21.30 Wita. Kala itu, hujan sedang mengguyur cukup. Kedua pemotor ini pun melaju dari dua arah berlawanan, dan diduga dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Entah apa yang terjadi tepatnya di Depan SMPN I Tegallalang, kedua pemotor ini terlibat tabrakan adu jangkrik hingga mengakibatkan kedua pemotor terlempar dan bergulingan di badan jalan.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita mengungkapkan, kecelakaan ini melibatkan dua motor. Yakni Honda Tiger DK 6837 KAR dengan Supra DK 6534 ABS.
“Pengendara Supra atas nama I Gusti Ngurah Bagus Adi Sutrisna (35) asal Br. Kedisan Kaja, Desa kedisan, Tegallalang meninggal dunia dan sudah langsung dievakuasi ke RSUD Sanjiwani,” ungkapnya.
Sedangkan, pengendara Honda Tiger yang dikendarai oleh Taufik (25) asal Jombang, Jatim. dengan membonceng Erik yongky Agustin (18) asal Nganjuk, Jatim.
“Taufik menderita cedera kepala berat dan kini masih dalam perawatan cedera kepala berat. Kini sudah ditindaklanjuti oleh Sat lantas Polres Gianyar,” pungkasnya. (ina/kb)

















