
MANGUPURA, Kilasbali.com – Sebanyak 16 petinju profesional dari berbagai negara akan bertarung dalam gelaran tinju internasional “Ring of the World” yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Atlas Super Club, Berawa-Canggu, Bali.
Acara yang dipromotori oleh Garuda Legacy Promotion (GLP) ini akan menyajikan delapan partai tinju profesional dengan pembagian kelas pertandingan yang beragam. Ajang ini menjadi panggung bagi para petinju berbakat untuk unjuk gigi di kancah internasional.
Pada partai utama (main event), petinju andalan Indonesia, Nikhy Dura, akan berhadapan dengan petinju asal Thailand, Somsak, dalam duel sengit memperebutkan sabuk WBC Asia.
Sementara itu, di co-main event, penonton akan disuguhkan pertarungan menarik antara Avzal dan Manish, dua petinju internasional yang tengah naik daun di kelasnya.
Selaim itu, juga pertandingan lainnya, yakni: Danylo vs Akshay, Alfrits vs Derry, Cakti vs Reynold, Jovan vs Muhammad, Alexandre vs Piran, dan Ferdinandus vs Itenus.
Direktur GLP, Vadim Petrov, menyatakan bahwa potensi petinju asal Bali dan Indonesia sangat besar. “GLP menargetkan pasar Asia,” ujarnya, didampingi WBC Boxing Advisor, Joshua Hamilton, dan Event Director Gede Bagus, Kamis (19/6).
GLP yang berbasis di Bali berkomitmen mempromosikan petinju-petinju potensial, baik di tingkat Asia maupun internasional. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, GLP menargetkan empat kompetisi besar, termasuk rencana pembuatan Asia Grand Prix yang akan mempertemukan petinju berbakat Indonesia dengan lawan-lawan dari seluruh Asia.
Vadim juga menyoroti banyaknya talenta muda Bali, seperti Jovan yang baru berusia 19 tahun. “Banyak petarung berkualitas yang tumbuh dan berkembang di Indonesia,” tandasnya.
Pihaknya berharap ajang ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Olahraga dan Kementerian Pariwisata. “Kami ingin mendukung sport tourism di Bali,” harapnya. (Jus/kb)

















