
SINGARAJA, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) memasang usulan anggaran sebesar Rp 66 miliar untuk perbaikan ruas jalan yang alami kerusakan.
Data dihimpun, besaran usulan anggaran Rp 66 miliar tersebut, bakal dialokasikan untuk rehabilitasi (perbaikan) ruas jalan sepanjang 26,14 kilometer. Skema usulan anggaran sebesar Rp 51 miliar dipasang pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk Pemerintah Provinsi (Pemprop) Bali. Kemudian, Rp 15 miliar diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Badung melalui skema hibah BKK (Bantuan Keuangan Khusus) di tahun 2026 mendatang.
Kepala Dinas (Kadis) PUTR Buleleng, Ir Putu Adiptha Ekaputra ST menjelaskan, terdapat dua (2) skema usulan anggaran untuk peningkatan ruas jalan status kabupaten. Dimana usulan tersebut, dipasang pada anggaran induk APBD Bali tahun 2026, pun APBD induk Pemkab Badung
“Skema usulan anggarannya ini tidak lain, lantaran imbas rasionalisasi di internal Pemkab Badung. Jadi, kami pasang kembali usulan tersebut. Skemanya itu kan ada dua, yakni kita pasang usulan pada induk APBD Bali tahun 2026, besarannya Rp 51 miliar. Kemudian, pada induk APBD Badung usulannya Rp 15 miliar. Nantinya itu (usulan anggaran) akan dipakai untuk perbaikan ruas jalan kabupaten dengan panjang jalan yang direncanakan 26,14 kilometer,” terang Kadis Adiptha, Senin (24/11).
Salah dua usulan anggaran itu sebut Kadis Adiptha, bakal digelontorkan untuk rehabilitasi ruas jalan Giri Emas-Pegayaman serta ruas jalan Dencarik Pedawa (Banjar Dinas Desa), Dencarik-Cempaga, Temukus-Munduk.
“Khusus usulan APBD induk Pemkab Badung, sebesar Rp 15 miliar, nantinya digunakan perbaikan ruas jalan Giri Emas-Pegayaman sebesar Rp 5 miliar. Kemudian, untuk ruas jalan Dencarik Pedawa (Banjar Dinas Desa), Dencarik-Cempaga, Temukus-Munduk kita pasang Rp 10 miliar. Lokus perbaikan ruas jalan Giri Emas-Pegayaman, startnya dimulai dari perbaikan jalan di kawasan Desa Menyali hingga kawasan Turyapada Tower di Desa Pegayaman. Besar harapannya, perbaikan jalan ini mampu menunjang akses menuju kawasan pariwisata air terjun desa Sekumpul serta Turyapada Tower,” imbuhnya.
Pihaknya mengaku optimis, usulan perbaikan ruas jalan bakal terealisasi di awal tahun 2026 mendatang. “Kita (Pemkab Buleleng) optimis, usulan perbaikan ruas jalan yang notebene berasal dari pokir (pokok pikiran) masyarakat penunjang pendidikan dan pariwisata ini, pastinya akan mendapatkan lampu hijau (perhatian) dari pemangku kebijakan Propinsi Bali dan Pemkab Badung,” tutupnya. (Ard/*KB).

















