Parta Minta Pelaku Usaha Mikro ‘Jangan Cepat Puas’

GIANYAR, Kilasbali.com – Anggota DPR RI Komisi VI Nyoman Parta, melihat pengusaha Bali sangat inovatif namun sayang cenderung cepat puas dengan apa yang telah dicapainya. Padahal, kepuasan ini justru akan menjadi menghambat perkembangan usahanya.
Hal itu diungkapkan Parta saat pembukaan Pelatihan E-Commerce untuk pelkau usaha mikro di Ubud, Minggu (26/9/2021). Disebutkan, pandemi Covid-19 senyatanya telah mengubah pola hidup masyarakat untuk beralih untuk berbelanja melalui E-commerce.
Termasuk pula pelaku usaha mikro, kini membutuhkan strategi yang tepat dalam proses berkembang dan penyempurnaan sistem teknologi dan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan dalam menggunakan platform E-commerce.
“Meskipun tanpa harus tetap menjalankan usaha secara offline, namun harus didukung dengan sistem online. Karena konsumen di Bali yang umumnya mengandalkan wisatawan yang sebelumnya belanja secara offline, pada saat pandemi ini berubah cara belanjanya dengan sistem online,” ungkapnya.
Mendorong itu, Anggota DPR RI asal Guwang Gianyar ini pun menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM RI untuk mengadakan kegiatan pelatihan E-Commerce. Melibatkan Tiga puluh pelaku usaha mikro di sektor ekonomi kreatif dari seluruh Bali.
Pelatihan berlangsung selama 3 hari, mulai Minggu (26/9) hingga Selasa (28/9) di Hotel Amatara Royal Ganesha Ubud, Kecamatan Ubud.
Pada kesempatan itu, Nyoman Parta pun melihat satu-persatu produk inovatif pengusaha Bali. Dari segi produk, pengusaha di Bali diakuinya sangat kreatif. Hanya saja diakuinya, masalah permodalan dan pemasaran kerap menjadi bagian yang terkendala hingga saat ini.
Karena itu, melalui Pelatihan E-Commerce pihaknya mengharapkan membukakan pintu bagi pengusaha. Apalagi E-Commerce saat ini mengalami lonjakan karena setiap orang dapat memasarkan produk ke seluruh pelosok daerah hanya dengan memasarkan produknya di platform E-commerce. Bahkan kini banyak situs-situs jual beli online yang bermunculan menjadi tanda bahwa E-commerce merupakan peluang potensial di dalam dunia usaha.
”Pesan saya pengusaha bali jangan cepat puas. Namun harus terus dalam rasa penasaran dan ingin menggapai yang lebih lagi. Kesuksesan yang diraih sekarang memang membanggakan, tapi masih ada kesuksesan yang lebih memuaskan yang pasti bisa digapai,” pesannya. (ina/kb)

















