
TABANAN, Kilasbali.com– Dalam rangka menyongsong Porjar Bali yang akan berlangsung dari 27 mei – 1 Juni 2019 di Denpasar, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabanan menggelar pelatihan dan pembekalan kepada pelatih dan official atlet Porjar Tabanan, rabu (27/2/2019) di Ruang Rapat Disdikpora Tabanan. Diharapkan dengan pelatihan ini para pelatih nantinya mempunyai program pelatihan kepada para atletnya, sehingga nantinya prestasi Kabupaten Tabanan bisa meningkat dari peringkat sebelumnya.
Menurut Kabid Paud Diknas Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Tabanan, I Putu Weda Subawa, didampingi Kasi Olahraga I Dewa Made Budi Antara, Training of Trainer (ToT) bagi pelatih dan official atlet Porjar Kabupaten Tabanan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 27-28 februari 2019, bertujuan untuk memberikan bekal kepada para pelatih dan official seluruh cabor di Tabanan, bagaimana cara menyusun program latihan kepada para atlet yang akan terjun ke Porjar Provinsi mewakili Kabupaten Tabanan. Dimana dalam kegiatan ini mendatangkan narasumber dari pakar olahraga yang dulunya pernah menjadi atlet dan menjadi seorang juara, seperti mantan juara dunia pencak silat, I Nyoman Yama Dhiputra, yang saat ini aktif di KONI Bali. Selain itu juga didatangkan seorang atlet Judo asal Tabanan namun tinggal di Jepang, yaitu Guna, merupakan atlet berprestasi di Jepang. Dimana nantinya mereka akan berbagi pengalaman kepada para pelatih dan official di Tabanan bagaimana sistem latihan dan program apa yang diberikan agar menjadi seorang juara. “Disini kita berikan pembekalan dan pembinaan kepada pelatih dan official seluruh cabor yang ada di Tabanan, dalam melatih atlet yang akan dikirim ke Porjar Propinsi pada bulan mei nanti,” jelasnya.
Weda Subawa berharap, dengan pelatihan seperti ini nanti pelatih dan official cabor mampu menyusun program pelatihan yang akan diberikan kepada atlet. Karena dalam pelatihan ini para narasumber dari pakar olahraga akan memberikan bagaimana program dalam melatih atlet agar nantinya bisa berprestasi. “Diharapakan nanti dengan pelatihan ini pelatih dan official mampu menyusun program latihan yang akan diberikan kepada para atlet. Dimana tujuannya adalah bagaimana di Porjar Provinsi nanti prestasi Kabupaten Tabanan bisa meningkat,” harapnya.
Sementara itu Kasi Olahraga, I Dewa Made Budi Antara menambahkan, posisi Kabupaten Tabanan di Porjar Provinsi tahun 2018 berada di peringkat sembilan atau paling bawah. Menurutnya untuk di tahun 2018 kemarin Tabanan sudah mampu mencapi target perolehan medali dari target 100 medali, Tabanan mampu memperoleh 110 medali. Namun dari peringkat Tabanan tetap berada di posisi sembilan, masih kalah dengan Kabupaten lain. Untuk tahun 2019 ini Tabanan menargetkan bisa naik peringkat, paling tidak berada di peringkat delapan. “Untuk target tahun ini tidak banyak, paling tidak kita bisa naik ke posisi delapan,” ungkap Dewa Budi.
Ditambahkan Dewa Budi, untuk meningkatkan sebuah prestasi di olahraga tidak lah mudah seperti membalikan telapak tangan, perlu proses dan perjuangan. Dimana untuk meningkatkan prestasi olahrga ditingkat pelajar ini, menurut Dewa Budi, saat ini Disdik sudah melakukan kerjasama dengan KONI Tabanan, dalam penyusunan program pelatihan yang sudah disiapkan dari tahun kemarin. Dimana tujuannya semata-mata untuk meningkatkan prestasi Tabanan dari peringkat terakhir bisa naik ke posisi tengah. Selain itu kedepan sistem pembinaan atlet juga akan dilakukan berkelanjutan selama setahun. “Untuk meraih posisi itu tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu perjuangan dan waktu yang panjang. Terutama untuk pembinaan atlet, dimana atlet tidak bisa hanya berlatih selama dua puluh kali sudah bisa juara. Untuk itu kedepannya sistem pembinaan kami akan menggunakan pola berkelanjutan selam setahun. Tidak ada hentinya untuk semua cabor,” tegas Dewa Budi.
Menurut Dewa Budi, dalam meningkatkan peringkat Kabupaten Tabanan di Porjar Provinsi Bali, ada beberapa cabor yang diunggulkan untuk mendulang medali. Seperti cabor Petanque yang mulai tahun ini resmi dipertandingkan di Porjar Provinsi Bali. Selain Petanque juga ada judo dan cabor Wood Ball. “Cabor yang kita unggulkan ada cabor Petanque, kita harapkan mampu menyumbangkan medali selain itu juga ada Judo dan Wood Ball yang progresnya mulai naik,” pungkasnya. (*KB).

















