Hari Pertama SPMB, 200 Calon Murid Incar SMPN 1 Tabanan

TABANAN, Kilasbali.com – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 1 Tabanan langsung diwarnai lonjakan pendaftar, Senin (22/6).
Dalam waktu dua jam sejak pendaftaran dibuka secara daring, tercatat ratusan calon siswa sudah mendaftarkan diri melalui berbagai jalur yang tersedia.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Tabanan, I Dewa Ayu Megayani, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sudah terlihat sangat tinggi sejak pagi hari.
Hingga pukul 10.00 Wita, data pada sistem menunjukkan angka pendaftar telah melampaui ekspektasi awal untuk pembukaan hari perdana.
“Baru dua jam dibuka, jumlah pendaftar sudah tembus 200 lebih dari tujuh jalur penerimaan,” ujar Megayani.
Pihak sekolah membuka tujuh jalur pendaftaran, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi yang mencakup akademik dan non-akademik.
Dari seluruh pilihan tersebut, jalur yang menggunakan akumulasi nilai rapor sekolah dasar menjadi pilihan yang paling banyak diserbu pendaftar.
“Dari 200 pendaftar itu lebih banyak yang mendaftar di jalur nilai rapor,” jelasnya memberikan gambaran umum.
Proses pendaftaran daring melalui laman resmi spmb.tabkab.go.id ini dijadwalkan berlangsung singkat selama tiga hari hingga Rabu (24/6) mendatang.
Setelah tahapan pendaftaran tuntas, panitia akan segera mengumumkan hasil seleksi pada 25 Juni untuk memberikan kepastian bagi orang tua siswa.
“Untuk jalur domisili, pendaftaran dijadwalkan kembali dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli, dengan proses daftar ulang berlangsung pada 6 hingga 11 Juli 2026,” bebernya.
Tahun ini, SMPN 1 Tabanan menyediakan kuota total sebanyak 440 kursi yang terbagi ke dalam 11 rombongan belajar.
Untuk melayani ribuan potensi pendaftar, sekolah telah menyiagakan 26 panitia, termasuk tim verifikator khusus yang bertugas memeriksa keabsahan berkas yang diunggah secara daring.
Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah ini tidak lepas dari rekam jejak dan sejarah prestasi sekolah yang ada di Jalan Diponegoro itu.
Itu juga yang membuat sekolah ini selalu ramai saat musim pendaftaran siswa atau murid di setiap awal tahun ajaran baru.
Terkait zonasi, wilayah Desa Dajan Peken dan Desa Delod Peken tetap menjadi area prioritas utama karena cakupan penduduknya yang luas.
Penentuan zona ini telah mengacu sepenuhnya pada regulasi yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat.
“Dua desa ini cakupannya luas yang masuk wilayah zona ke SMPN 1 Tabanan,” pungkas Megayani. (c/kb)

















