Teman Parta Sumbang 286 Darah

GIANYAR, Kilasbali.com – Donor darah tidak hanya membantu sesama manusia. Akan tetapi, juga dan menjaga kesehatan dan menjadi gaya hidup. Dengan semangat ini pula 286 kantong darah berhasil ditoreh dalam kegiatan sosial donor darah oleh komunitas Teman Parta, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Minggu (12/12/2021).
Peserta yang ambil bagian dalam kegiatan ini mayoritasnya adalah pendonoraktif. Dan pada penghujung tahun 2020 ini, sebagai momen tahun baru ini pertimbangannya kebutuhan darah banyak.
“Masyarakat lagi ingin berwisata libur tidak sempat donor, sehingga kita bantu siapkan stok darah di PMI. Ya dari hubungan baik aja lah kita kontak pendonor aktif, ajak bersama membuat acara ini. Ini acara donor paling banyak,” I Nyoman Parta yang memfasilitasi kegiatan ini.
Anggota DPR RI dapil Bali menyebutkan,
Kesadaran masyarakat terhadap donor darah, khususnya di Gianyar sangat bagus dan kini sudah menjadi gaya hidup. Namun, untuk kabupaten lain harus di sosialisaikan lagi. Terlebih, makin sering diambil darah pertanda kesehatan. “Kalau kita butuh darah dan stok di PMI terbatas bahkan kosong. Kan harus darah kita diambil,” jelasnya.
Parta berpesan kepada masyarakat yang sampai saat ini tidak pernah mendonorkan darahnya agar mulai latihan donor. “Karena donor darah ini adalah antisipasi kedaruratan kalau anak sakit, sodara, kakak, adik masihkan kita mengatakan tidak berani. Oleh karena itu latihan donor jadi penting,” jelasnya.
Parta berharap nantinya setiap banjar memiliki database golongan darah warganya agar ketika dibutuhkan masyarakt tidak harus panik mencari pendonor darah.
Sementara, tingginya animo warga untuk mendonorkan darahnya tidak lepas dari manfaat donor darah yang terus disosialisasikan. Ketua PDDI Bali, I Ketut Pringgantara, manfaat donor darah sangat luar biasa.
“Pertama bisa melakukan pemerikaan gratis 4 penyakit besar hepatitis, Malaria, HIV dan Narkoba. Kalau sudah terkena itu bisa diteksi lebih awal, darah tidak bisa dipakai,” ujarnya.
Saat ini katanya, Giat donor darah terus bergerak cepat. Kebutuhan darah saat pandemi naik, karena kebutuhan darah banyak PDDI keliling kabupaten kota agar kuota darah terpenuhi.
“Beruntung semester akhir ini sudah dapat darah 7000 kantong seluruh Bali. Bukti kepedulian masyarakat Bali tinggi, ngiring jaga Bali lewat donor darah,” ajak Pringgantara. (ina/kb)

















