Temuai Ketua DPRD Dewa Mahayadnya, CEO dari India Jajaki Kerjasama Pendidikan – Usadha Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – CEO perusahaan Patanjali Ayurved, yakni Acharya Balkrishna temui Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya, Kamis (4/6). Acharya Balkrishna yang merupakan seorang tokoh spiritual, dan juga ahli Ayurveda asal India, ingin menjajaki kerjasama terkait pendidikan hingga tanaman Usadha Bali.
Pertemuan itu berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali, didampingi anggota DPRD Bali dapil Buleleng, Dr. Somvir. Dalam kesempatan itu, Acharya Balkrishna memperkenalkan beberapa produk herbal dari perusahaannya. “Total dua ribu lebih produk,” katanya.
Lanjutnya, ke Bali untuk mencari tanaman herbal. Karena tanaman obat di Bali lebih murni sebab tidak tercemar polusi. Pihaknya menyampaikan rencana mengundang mahasiswa asal Bali untuk belajar di perusahaannya. “Kami siap melakukan pertukaran pelajar,” ujar Acharya yang juga Rektor Universitas Patanjali ini.
Termasuk juga, lanjut dia, terkait tanaman organik. Bahkan, siap mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan edukasi. “Kantor kami ada di atas lahan seluas seribu hektar di dekat Sungai Gangga,” tandasnya.
Sementara itu, Dewa Mahayadnya menyampaikan terima kasih atas kedatangan CEO ini. Pihaknya mengapresiasi kreativitas yang dibangun perseorangan sejak tahun 1995. “Saya akan bincang-bincang terlebih dahulu dengan Pak Somvir,” kata Dewa Jack.
Ditemui seusai pertemuan tersebut, Dewa Jack menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan ini. “Beliau adalah pemilik perusahaan besar yang bergerak di pendidikan, ada pertanian organik, pertukaran pelajar, dan juga pabrik-pabrik yang memproduksi semua dari bahan herbal tanpa ada campur kimia,” katanya.
Dikatakan, Acharya sudah berkeliling di Bali, dan menilai bahwa penduduk Bali sangat menjaga tradisi budayanya, termasuk agamanya. Kemudian, lanjut dia, penggunaan sastra yang menjadi dasar dari seluruh perkembangan budaya di Bali. Di mana di Bali hal tersebut, sangat dihargai dan sangat berkembang. “Jadi, tentu kami atas nama DPRD Bali sangat mengapresiasi kehadiran beliau sebagai tamu,” ujarnya.
Pihaknya juga akan mendorong kerjasama antara India dengan Indonesia, khususnya Bali. “Mungkin nanti kerjasama perusahaan dan pertukaran pelajar,” imbuhnya.
Terkait tanaman herbal, Dewa Jack juga menyampaikan bahwa Acharya tertarik dengan tanaman obat yang ada di Bali. Karena, lebih murni dari tanaman yang ada di India. “Beliau juga sudah keliling, ternyata tanaman herbal di Bali ini lebih murni. Karena di Bali polusinya kecil sedangkan di India polusinya besar. Jadi beliau tertarik juga untuk bertukar itu nanti. Atau mungkin juga mengambil tanaman-tanaman di Bali untuk bahan produk beliau yang tadi sudah diserahkan ke saya,” pungkasnya. (Jus/kb)

















