Blahbatuh Langganan Banjir, DLH Sebut Ada Endapan

GIANYAR, Kilasbali.com – Kawasan Blahbatuh hingga kini masih tetap menjadi wilayah yang langganan banjir luapan. Tidak hanya di beberapa titik menjadi daerah rutin saban musim hujan, namun kini malah muncul banjir luapan di sejumlah tepat lainnya.
Meskipun petugas Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar harus berjibaku mengeluarkan sampah penyumbat, DLH Gianyar menyebutkan jika banjir luapan ini tidak hanya disebabkan sampah, namun juga karena pengendapan lumpur di drainase.
Dari beberapa bulan terakhir, terpantau jika petugas BPBD Gianyar kini lebih sering melaksanakanpenanganan banjir luapan di jalanan di kawasan Kecamatan Blahbatuh.

Hampir semua penyebab luberan air tersebut adalah sampah yang menyumbat saluran air. Genangan air baru bisa ditangani setelah sampah tersebut dibersihkan oleh petugas.
Beberapa tempat malahan sudah menjadi kawasan langganan banjir luapan seperti di Banjar Selat, Desa Belega, Blahbatuh, Jalan By Pass IB Mantra di simpang Selukat, Desa Keramas, Blahbtauh dan di gorong-gorong Puskesmas Blahbatuh. Namun kini, banjir luapan justu nyembul di simpang Banjar Pande Blahbatuh.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, Ni Made Mirnawati menyebutkan, luberan air tersebut bukan hanya lantaran adanya peningkatan pembuangan sampah sembarangan. Karena sedimentasi atau pengendapan lumpur juga menjadi penyebabnya.
Kata dia, sungai maupun saluran drainase yang menyempit karena pengendapan lumpur, ditambah lagi sampah yang dibuang di jalan, ketika hujan masuk ke sungai atau drainase, sehingga menyebabkan tersumbat dan airnya meluber ke jalan.
“Tidak karena masyarakat yang membuang sampahnya ke sungai. Tapi sedimentasi dan sumbatan sampah di jalan yang hanya ke sungai saat hujan,” ujarnya.
Lanjutnya, masyarakat yang membuang sampah ke sungai sudah berkurang. Sebab, kata dia, hampir semua warga menyadari jika membuang sampah ke sungai, mereka juga akan terkena dampak buruknya. “Masyarakat juga kena dampaknya,” tandasnya. (ina/kb)


















