Bali Dibuka 14 Oktober, Cok Ace: Wisman Tak Langsung Ramai

BULELENG, Kilasbali.com – Meskipun Bali akan dibuka pada 14 Oktober 2021 untuk penerbangan internasional bagi wisatawan mancanegara (wisman), namun bisa dipastikan wisatawan tidak langsung datang beramai-ramai.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali yang juga Ketua BPPD Provinsi Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat pelantikan pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Buleleng, di ruang Astiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Selasa (12/10).
“Perlu waktu satu bulan untuk memastikan kedatangan wisatawan. Setidaknya diawal November kecuali ada pesawat carter,” katanya.
Cok Ace menambahkan, wisatawan mancanegara yang datang ke Bali akan menjalani karantina selama lima hari di hotel yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.
Dijelaskan, hotel tempat karantina ini juga sudah memiliki sertifikat Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) (CHSE) serta bekerjasama dengan rumah sakit terdekat yang juga ditunjuk melayani penanganan Covid-19.
Cok Ace mengatakan, CHSE dibuat berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Dengan maksud, lanjut Cok Ace, untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum serangkaian mencegah terjadinya episenter atau kluster baru pascadibukanya Bali nanti.
“Aturan karantina masih bersifat dinamis, namun hingga saat ini masih diberlakukan lima hari bagi wisatawan, kita tetap mengikuti arahan dan saran dari para ahli, karena penyebaran virus Covid-19 varian baru (Mu) belum kita ketahui secara pasti jangka waktu berkembang dari saat pertama terinfeksi,” tandas Cok Ace. (jus/kb)

















