
BULELENG, Kilasbali.com – Belasan pelaku didominasi anak baru gede (ABG) yang melakukan aksi balapan liar diamankan jajaran Polres Buleleng pada Jumat (28/5) pukul 03.00 WITA. Tak hanya itu, polisi berhasil melakukan penangkapan tehadap joki dan peserta balapan liar yang terjadi di Jalan Sam Ratulangi (kawasan Terminal Penarukan).
Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H menyebutkan, kendaraan yang diamankan sebanyak 10 sepeda motor berbagai jenis dan yang dapat disita atau diamankan sebanyak 9 unit.
“Hasil pemeriksaan yang dilakukan telah ditemukan uang taruhan sebesar lima ratus empat puluh delapan ribu rupiah. Joki yang berhasil diamankan Kdk AMP, (18) pelajar sekolah kejuruan di Singaraja,” terang Kapolres Sinar didampingi Kasubbag Humas Iptu Gede Sumarjaya dan Kasatlantas Iptu Anton Suherman, S.I.K.dalam press releasenya di Mapolres Buleleng, Rabu (2/6/2021).

Imbuh dia, pemilik motor yang dipergunakan berlaga adalah GBEK (20) pekerjaan bengkel beralamat di Taman Sari, Singaraja.
“Peserta dalam balapan liar tersebut 13 orang dan sangkaan pasal yang dijerat kepada para joki adalah pasal 297 UU Nomor 22 tahun 2009, yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 115 huruf b dipidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta,” jelasnya.
Pengungkapan kedua, pada hari Rabu (2/6/2021) pukul 02.15 WITA, Kala itu aparat Polres Buleleng telah berhasil melakukan penangkapan terhadap trek-trekan yang terjadi di jalan raya Pemaron sekitar SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), tepatnya di sebelah barat traffic light (TL) Panji.
Rencananya, kegiatan trek-trekan tersebut mengambil start dari dari timur ke barat. Titik start sebelah barat TL Panji ke barat sampai depan minimart sebelah timur SKB atau barat Simpang Pemaron.
“Dari hasil penggerebekan yang dilakukan telah diamankan 4 sepeda motor yang dipergunakan untuk berlaga trek-trekan diantaranya skutik Scoopy tanpa plat, 2 Honda Beat tanpa plat, Honda Vario tanpa plat dan Yamaha Strike tanpa plat,” tandasnya. (ard/kb)

















