
TABANAN, Kilasbali.com – Kasubbag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia menegaskan bahwa untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tidak hanya cukup dilakukan dengan cara pemberian imbauan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, perlu dilakukan komunikasi yang intens dengan berbagai pihak.
“Langkah ini merupakan pemantapan komunikasi publik program prioritas Kapolri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” jelas Subagia seizin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S., Siregar saat bertemu dengan Kepala Divisi Humas DTW Tanah Lot, Putu Erawan, Sabtu (20/3/2021).

Dalam pertemuan itu, Subagia mengajak Divisi Humas DTW Tanah Lot bergandengan tangan untuk bersama sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tabanan, khususnya bersama sama mencegah penyebaran berita hoax.
“Mari dukung program priotas Kapolri dan juga Polres Tabanan untuk mendapatkan predikat menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), yang saat ini telah berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK),” ajaknya.
Untuk itu, pihaknya mengajak untuk menciptakan komunikasi yang intens antar sesama pemegang fungsi kehumasan. “Langkah ini untuk menjalin komunikasi dan juga tali silaturahmi kita agae tetap berjalan dengan baik seperti yang selama ini telah berlangsung,” ujar mantan Kapolsubsektor Tanah Lot ini.
“Apapun yang kita kerjakan tanpa adanya komunikasi yang baik niscaya tak mendapat hasil yang baik, komunikasi sangatlah penting dalam mensukseskan suatu program, mari kita bersama ciptakan situasi Kamtibmas kondusif, nyaman dan aman,” tandasnya.

Sementara itu, Putu Erawan mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung apa yang menjadi program Kepolisian Republik Indonesia, khsusunya Polres Tabanan. “Kami mengapresiasi positif dan mendukung penuh langkah-langkah Polres Tabanan selama ini dalam meraih predikat WBK menuju WBBM,” kata tokoh masyarakat Beraban ini.
“Mari bersama kita saling isi mengisi agar suasana tetap kondusif, aman dan nyaman. Kalau situasi sudah aman tentu wisatawan merasa nyaman, tetap taati protokol kesehatan kalau memasuki Daerah Tujuan Wisata Tanah Lot,” tandas Putu Erawan. (gd/jus/kb)

















