Polwan Polres Tabanan Bagikan Takjil Gratis

TABANAN, Kilasbali.com – Pemandangan berbeda terjadi di wilayah Tabanan, tepatnya di Simpang Patung Adipura, Pesiapan, Tabanan, Rabu (29/5/2019). Personel Polwan Polres Tabanan membagikan takjil gratis kepada umat Muslim bagi para pemudik yang melintas dari pukul 17.00 -19.30 WITA.
Pada kegiatan yang merupakan rangkaian Operasi Ketupat Agung 2019 tersebut, para Polwan juga tampak membagikan brosur yang berisi imbauan tentang ketertiban dan keselamatan berlalulintas. Pihak kepolisian berharap setelah membaca brosur tersebut, pemudik akan lebih berhati-hati dengan mengurangi kecepatan kendaraan dan tidak ugal-ugalan karena jalur Tabanan – Gilimanuk sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Tidak hanya brosur imbauan, srikandi Polres Tabanan juga membagikan brosur yang berisi informasi tentang layanan Website Polres Tabanan yang bisa diakses dengan mudah oleh semua orang, kapan pun dan dimana pun. Bahkan di dalam brosur itu juga berisi sosialisasi pembangunan Zona Integritas (ZI) Polres Tabanan.
Wakapolres Tabanan, Kompol Rahmawaty Ismail selaku Koordinator Polwan Polres Tabanan mengatakan, pihaknya melibatkan 50 Polwan dalam kegiatan ini. Pembagian takjil gratis ini bekerjasama dengan pengusaha produk jamu anggur kolesom.
“Ini adalah salah satu kegiatan kemanusian Polwan Polres Tabanan di bulan suci Ramadhan. Takjil yang kami bagikan adalah jamu tolak angin, jamu kesehatan beras kencur, madu sachet, bubur kacang ijo, kolak dan minuman mineral,” jelasnya.
Pihaknya berharap dengan memberikan jamu kesehatan tersebut, para pemudik akan lebih fit, tidak masuk angin dan lebih kuat mengendarai kendaraan menempuh perjalanan jauh. “Apabila merasa ngantuk dan capek agar beristirahat di Pos Pelayanan atau Pos Pengamanan,” imbaunya.
Mantan Kasat Lantas Polresta Denpasar ini menjelaskan, dalam pelaksanaannya, seluruh personel Polwan diberikan tugas. Ada yang melaksanakan kegiatan pengaturan, memperlambat arus lalu lintas dan menghentikan kendaraan, kemudian Polwan lainnya membagikan semua takjil yang tersedia.
“Yang paling penting memperhatikan faktor keselamatan, karena arus mudik menyebabkan adanya peningkatan volume kendaraaan. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar dan masyarakat antusias terhadap apa yang kami lakukan,” terangnya. (*kb)

















