
TABANAN, Kilasbali.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Mikel Lanczek (59) tewas usai terseret arus deras saat mandi di Pantai Petangahan, Banjar Suraberata, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, pada Selasa (6/10).
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 Wita ketika korban yang menginap di salah satu vila setempat terseret ombak hingga tenggelam ke tengah laut.
Sebelum musibah terjadi, korban bersama tiga kerabatnya beranjak menuju pantai yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi penginapan mereka pada pukul 11.00 Wita.
Setibanya di lokasi, Mikel bersama dua kerabatnya langsung turun mandi ke laut.
“Satunya lagi duduk di pinggir pantai,” kata Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Putu Wiwik Endrayani, yang mengonfirmasi terjadinya insiden itu.
Setelah beberapa saat berenang, korban berupaya masuk ke tengah perairan. Namun, posisinya justru semakin terdorong menjauhi garis pantai.
Salah satu kerabat korban yang ikut mandi mendapati korban berjuang menyelamatkan diri di tengah gulungan ombak. “Korban sempat meminta bantuan dengan melambaikan tangan,” imbuhnya.
Dua kerabat korban yang berada di perairan sempat berusaha memberikan pertolongan darurat dengan menjulurkan sebatang bambu.
Namun, derasnya hempasan arus laut membuat korban gagal menggapai bambu tersebut. “Namun upaya pertolongan itu tidak berhasil,” jelasnya.
Ketiga kerabat korban kemudian bergegas kembali ke vila untuk meminta bantuan warga, namun korban sudah tidak terlihat saat mereka kembali ke pesisir.
Peristiwa ini lantas segera dilaporkan ke Polsek Selemadeg Barat yang akhirnya datang bersama Satsamapta Polres Tabanan dan BPBD Tabanan.
Dengan dibantu warga setempat, tim gabungan itu melakukan penyisiran di seputaran area pantai sejak pukul 13.00 Wita.
Tim gabungan akhirnya menemukan tubuh korban di tempat semula korban mandi mendekati pukul 15.00 Wita.
“Selanjutnya korban diamankan ke pinggir pantai kemudian dilakukan visum luar oleh dokter Puskesmas Selemadeg Barat kemudian dibawa ke RSUP Prof Ngoerah,” ungkap Wiwik.
Pihak keluarga menyatakan menolak untuk melanjutkan kasus kecelakaan laut ini ke ranah hukum.
Seluruh kerabat korban secara ikhlas menerima peristiwa tenggelamnya Mikel Lanczek murni sebagai musibah. (c/kb)

















