Napi Lapas Tabanan Dapat Pelatihan Bahasa Inggris

TABANAN, Kilasbali.com – Warga binaan atau narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mendapatkan pelatihan Bahasa Inggris.
Pelatihan ini diberikan dalam program Capacity Building untuk mengasah keterampilan dan rasa percaya diri selama masa pembinaan.
Pembekalan kemampuan komunikasi dasar tersebut digelar melalui kerja sama dengan Yayasan Free and Safe, Kamis (17/9).
Program pengembangan potensi ini dirancang secara interaktif melalui sesi latihan praktis serta diskusi kelompok.
Para penghuni lapas diajak aktif mempraktikkan kosakata sederhana agar mampu berkomunikasi secara harian sekaligus memperluas wawasan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Basuki Raharjo, menegaskan bahwa rangkaian capacity building ini merupakan upaya pihaknya untuk membimbing para napi dalam menemukan ruang pertumbuhan diri.
“Melalui kegiatan capacity building ini, kami berharap mereka memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Basuki pada Kamis (17/9).
Dari sisi pengajar, instruktur Yayasan Free and Safe Laura menyebutkan bahwa penguasaan bahasa asing memberikan manfaat luas bagi pengembangan diri warga binaan.
Menurutnya, pemahaman Bahasa Inggris bukan sekadar menghafal kosakata atau menguasai tata bahasa.
“Tetapi juga melatih keberanian untuk berkomunikasi dan membangun rasa percaya diri,” ungkap Laura.
Pelaksanaan program ini mendapatkan perhatian yang antusias dari para napi di dalam lapas.
Salah seorang warga binaan, Agus, mengaku terdorong untuk mengeksplorasi pengetahuan baru yang belum pernah disentuhnya sebelum menjalani masa tahanan.
“Saya senang bisa belajar Bahasa Inggris. Walaupun masih dasar, saya merasa mendapatkan pengetahuan baru dan lebih percaya diri untuk mencoba hal-hal yang sebelumnya belum pernah saya pelajari,” tutur Agus. (c/kb)

















