
TABANAN, Kilasbali.com – Sebuah bangunan bale gede saka 12 beserta empat unit sepeda motor di Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, ludes dilalap api pada Kamis (2/4) dini hari.
Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut mengakibatkan pemilik rumah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kapolsek Tabanan, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menimpa bangunan milik I Made Surya Laksana (40).
Berdasarkan laporan kepolisian, kobaran api mulai muncul sekitar pukul 00.45 Wita pada bangunan yang memiliki ukuran 7×7 meter tersebut.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh kerabat korban, I Made Alit Kertadana, yang dikejutkan oleh suara ledakan keras dari arah luar rumah.
Saat saksi keluar untuk memeriksa bunyi ledakan itu, ia mendapati kepulan asap sudah membumbung tinggi dengan kondisi bangunan yang sudah terbakar hebat.
Menyadari adanya bahaya, saksi segera membangunkan pemilik rumah yang sedang tertidur lelap dan meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.
Di tengah kepanikan tersebut, seorang warga bernama I Nyoman Sujana yang ikut membantu berupaya menyelamatkan sepeda motor milik korban dari kobaran api.
Akibat aksinya tersebut, Nyoman Sujana terkena efek panas api yang mengakibatkan luka bakar ringan pada tangan kiri, leher belakang, dan telapak kaki kiri.
Api baru benar-benar dapat dijinakkan setelah dua unit kendaraan pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan tiba di lokasi kejadian.
“Api baru bisa pada sekitar pukul 02.40 wita setelah Damkar datang,” ungkap Kompol Putu Dharmanatha.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp 150 juta.
Kerugian tersebut mencakup bangunan utama yang ludes jadi arang serta empat unit sepeda motor berbagai merk yang ikut terbakar.
“Sementara untuk penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting kabel listrik yang ada di Bale Gede,” tandas Dharmanatha. (c/kb)

















