Destinasi Terbaik, Bali Harus Bebas Sampah Plastik

DENPASAR, Kilasbali.com – Situs travel planning and booking, TripAdvisor menobatkan Bali diposisi pertama sebagai destinasi wisata terbaik di dunia. Kendatipun demikian, masih ada prasarana dan sarana yang perlu dibenahi. Salah satunya masalah lingkungan, khsusunya mengenai sampah plastik.
“Kepedulian untuk mengatakan tidak kepada plastik harus ditanamkan sejak usia dini. Baik itu dimulai dari tingkat keluarga maupun di sekolah. Jadi Bali sebagai destinasi wisata dunia, harus kita usahakan agar terbebas dari sampah plastik,” kata Kepala SMPN 7 Denpasar, Titik Wahyani di Denpasar, Sabtu (30/3/2019).
Menurutnya, beruntung pemerintah Kota Denpasar maupun Pemirintah Provinsi Bali cepat tanggap dengan mengeluarkan Perwali Nomor 57 tahun 2018, serta Pergub Nomor 97 Tahun 2019, terkait penanganan sampah plastik.
“Jadi itu menjadi dasar payung hukum yang kami ajarkan kepada peserta didik kami,” ujarnya.
Lebih lanjut menambahkan, anak-anak diberikan pelajaran ketrampilan untuk mengolah sampah plastik maupun barang bekas lainnya untuk diolah menjadi barang yang bisa digunakan kembali dan bernilai ekonomis.
Tak pelak, usahanya tersebut berhasil meraih 10 besar se-Kota Denpasar sebagai sekolah dengan lingkungan bebas dari sampah plastik.
“Anak-anak kita ajarkan dalam membuat Prakarya dari barang bekas dengan konsep reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya, dan recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat,” jelasnya. (jus*/kb)

















