SDN 3 Sembung Gede Masuk Prioritas Perbaikan Kemendikdasmen

TABANAN, Kilasbali.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, yang mengalami kerusakan berat.
Sekolah tersebut kini masuk dalam daftar prioritas revitalisasi nasional agar para siswa tidak lagi terpaksa belajar di ruang darurat.
Kepastian perbaikan ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza UI Haq, saat meninjau langsung sekolah tersebut pada Kamis (4/6).
Dalam kunjungannya, Riza menyaksikan kondisi ruang kelas yang sudah tidak layak pakai hingga aktivitas belajar mengajar harus dipindahkan sementara ke ruang perpustakaan.
Riza menjelaskan, perbaikan sekolah ini merupakan bagian dari program besar pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Pihaknya telah menginstruksikan jajaran teknis di kementerian untuk segera menindaklanjuti status kerusakan sekolah di Kerambitan tersebut.
“Tahun ini Presiden Prabowo mengalokasikan revitalisasi untuk 71 ribu sekolah di seluruh Indonesia. SDN 3 Sembung Gede masuk kategori rusak berat dan sudah saya minta direktur SD di kementerian untuk menindaklanjuti agar masuk prioritas,” tegas Riza.
Selain meninjau SDN 3 Sembung Gede, Wamen Riza juga mengecek hasil revitalisasi di SMPN 6 Tabanan yang pengerjaannya telah rampung dengan anggaran lebih dari Rp 2 miliar.
Fasilitas yang dibangun meliputi lima ruang kelas baru, rehabilitasi bangunan, hingga penyediaan toilet ramah disabilitas guna memastikan standar pelayanan pendidikan yang inklusif.
“Kami ingin memastikan kualitas pelaksanaan program, sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman dan aman,” tegasnya.
Lebih lanjut, kunjungan kerja ini juga menyasar pada pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan asupan gizi siswa memenuhi standar kesehatan.
Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap penyaluran tunjangan profesi guru non-ASN sebesar Rp 2 juta per bulan yang sudah berjalan di sejumlah sekolah swasta di Tabanan.
“Program Presiden akan terus kami evaluasi dan monitoring agar kualitas layanan pendidikan semakin baik, termasuk memastikan asupan gizi anak-anak terpenuhi,” imbuh Riza.
Di akhir kunjungannya, Riza menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus didukung oleh kesiapan infrastruktur dan kesejahteraan Sumber Daya Manusia (SDM) pengajar secara simultan.
Menurutnya, sinergi keduanya menjadi kunci utama dalam memajukan kualitas pendidikan di daerah.
“Untuk menentukan kualitas pendidikan infrastruktur serta SDM harus diperhatikan dengan maksimal,” pungkasnya. (c/kb)

















