
TABANAN, Kilasbali.com – Insiden maut melibatkan truk tronton dan truk Colt Diesel bermuatan keramik lantai terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, pada Rabu (25/2) pagi.
Satu orang penumpang dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah kedua kendaraan besar tersebut terlibat tabrakan adu jangkrik tepat di utara Gardu PLN Soka.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wita ini bermula saat truk tronton berupaya mendahului kendaraan lain di jalur yang mengarah ke Denpasar.
Di saat bersamaan, truk dari arah berlawanan membanting stir ke kanan demi menghindari minibus di depannya yang melakukan pengereman mendadak.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, mengonfirmasi identitas kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Antara truk tronton dengan nopol (nomor polisi) B 9611 WV dan truk colt nopol DK 8869 DD,” ujar Berata.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tabrakan terjadi di sisi barat as jalan saat bagian depan tronton baru saja masuk kembali ke jalurnya. “(Tabrakan) terjadi di jalur kendaraan yang datang dari arah Gilimanuk,” jelasnya.
Akibat benturan keras itu, seorang penumpang truk colt Diesel bernama Arianto Bulu Lero (21) dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Korban terakhir meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) dan jenazahnya dibawa ke RS Singasana di Nyitdah,” ungkap Berata.
Sementara itu, tiga orang lainnya yakni sopir tronton Prastya Rahmadana Nasution, sopir Colt Diesel Martinus Lelu Dappa, serta penumpang Arnando Bani dilaporkan dalam kondisi sadar.
Ketiganya saat ini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Selemadeg karena mengalami sejumlah luka lecet, luka robek, hingga kram pada bagian kaki.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti kendaraan dan melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Saat ini, musibah maut yang terjadi di jalur tengkorak tersebut telah ditangani secara intensif oleh Unit Gakum Satlantas Polres Tabanan. (c/kb)

















