
TABANAN, Kilasbali.com – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Tabanan akan segera memiliki kamar jenazah yang baru.
Ini karena proses pembangunan gedungnya senilai Rp 14,7 miliar telah rampung. Rencananya, kamar jenazah yang baru itu akan beroperasi pada 2026 mendatang.
Saat ini, gedung tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir dan pembersihan material sisa pengerjaan oleh para tukang.
“Pekerjaannya sudah selesai. Sekarang masuk masa pemeliharaan sekaligus pembersihan areal,” jelas Wakil Direktur Penunjang RSUD Tabanan, I Gede Gusnawa Putra.
Ia menjelaskan, gedung baru yang dibangun pada lahan kamar jenazah lama itu terdiri dari tiga lantai.
Lantai satu akan menjadi tempat pemulasaraan jenazah. Sementara, lantai dua untuk ruang dokter forensik dan administrasi, dan lantai tiga untuk pusat Instalasi Pemeliharaan Sarana.
Khusus untuk kamar jenazah atau pemulasaraan jenazah, kapasitasnya mengalami peningkatan dibandingkan fasilitas lama.
Di gedung yang baru, daya tampungnya bisa mencapai 54 jenazah. Sementara, daya tampung di fasilitas lama hanya 12 jenazah.
Itulah yang menyebabkan kamar jenazah lama kerap mengalami penumpukan hingga melampaui batas maksimal. Ini juga yang membuat petugas sulit melakukan perawatan ideal.
“Gedung lama dulu hanya bisa untuk menampung 12 jenazah. Sering juga terjadi penumpukan sampai melebihi kapasitas, sehingga perawatan jenazah menjadi lebih sulit,” jelasnya.
Saat ini, manajemen RSUD Tabanan masih berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk menentukan peresmian dan pengoperasian gedung baru itu.
Sembari menunggu waktu peresmian dan pengoperasian tersebut, pihaknya saat ini sedang melengkapi sarana penunjang seperti freezer dan rak jenazah secara bertahap.
“Kelengkapan fasilitas (kamar jenazah) akan dipenuhi secara bertahap sesuai kebutuhan,” kata Gunawa. (c/kb).

















