
SINGARAJA, Kilasbali.com — Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST menggelar Simakrama di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Senin (24/1). Acara tersebut merupakan aksi nyata Bupati yang akrab disapa PAS ini dalam upaya menyelesaikan sejumlah permasalahan yang ada di tersebut.
Perbekel Desa Pedawa Putu Mardika menyampaikan beberapa persoalan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Desa Pedawa, yakni kekuranganya pasokan air bersih, pertanian, permohonan jalan tembus dari dusun lambo sampai ke Desa Gobleg, jalan tembus ke Daerah Pariwisata Lovina, dan juga pembangunan kantor Perbekel yang baru.
Mendengar hal itu, Bupati Suradnyana menjawab harapan masyarakat tersebut. Bupati Suradnyana mengaku, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk membantu persoalan air bersih di Desa Pedawa. Dana sebesar 1,8 miliar telah disiapkan untuk mengatasi permasalahan air bersih.
“Nanti pak mekel diskusi sama Kadis PU sumber air mana yang lebih besar dan instalasi pipanya. Nanti, dananya dibagi untuk yang di lambo 300 juta yang untuk desa 1,5 miliar. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjawab kekurangan air di Desa Pedawa,” kata Bupati Suradnyana.
Selain itu, Bupati Siradnyana mengajak masyarakat memanfaatkan budaya Cubang (tempat penampungan air hujan) yang dimiliki masyarakat Desa Pedawa. Budaya turun temurun tersebut sangat penting untuk dilestarikan.
“Nanti, Perbekel Pedawa tolong buat proposal pengadaan mesin pompa air,” terangnya.
Soal pertanian, Bupati Suradnyana menunjuk Kadis Pertanian untuk membuat skema penanaman pohon.
“Segera diatur skemanya, seperti apa agar tanaman penyela tidak merusak tanaman utama,” imbuhnya.
Terkait pembangunan Kantor Kepala Desa yang baru, Bupati Suradnyana meminta agar menyiapkan lahannya terlebih dahulu.
“Siapkan lahannya dulu supaya nanti tidak jadi permasalahan hukum kedepannya. Saya berikan waktu 1 bulan untuk menyiapkan lahan, setelah itu saya tunggu laporannya. Kalau soal jalan tembus, mudah-mudahan tahun depan (2023) bisa tembus,” pungkasnya.
Hadir dalam simakrama, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD), Plt. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Camat Banjar. (ard/kb)

















