Di Tengah Pandemi, Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana Pastikan Pasokan Terpenuhi

TABANAN, Kilasbali.com – Di tengah penerapan PPKM Darurat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Amertha Buana yang merupakan perusahaan sektor esensial tetap menerapkan Work From Office (WFO) untuk tetap memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan.
Kendatipun demikian protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Setiap hari sebelum mulai bekerja para karyawan dicek suhu tubuh dan dipastikan telah mencuci tangan dengan sabun.
Hal tersebut disampaikan Kabag Hubungan dan Langganan PDAM Tabanan, IB Marjaya Wirata, Rabu (21/7/2021). Menurutnya, selain itu area kantor juga rutin disemprotkan desinfektan.
“Hal ini tak hanya berlaku di kantor pusat saja, namun juga di unit-unit pelayanan yang ada di Kerambitan, Selemadeg, Penebel dan Baturiti,” ujarnya.
Dikatakan, kendatipun kasus Covid-19 saat ini tengah melonjak, Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana tetap memastikan pasokan air minum kepada para pelanggan terpenuhi, sehingga rutin melakukan pengecekan terhadap pipa induk guna menghindari kebocoran yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Pihaknya juga meminta kepada pelanggan untuk tetap melakukan penyetokan air. Diharapkan nantinya stok tersebut bisa meminimalisasi kekurangan air jika sewaktu-waktu terjadi hambatan, terlebih di tengah PPKM Darurat ini masyarakat diimbau untuk mengurangi mobilitas guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Maka dari itu pelanggan yang ingin melakukan pembayaran rekening air minum, juga tidak perlu datang langsung ke Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana dan Kantor Unit Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana,” jelasnya.
Dia menambahkan, pembayaran juga bisa dilakukan di agen-agen yang telah bekerjasama dengan Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana serta Bank BPD seluruh Bali, baik secara langsung melalui Teller atau ATM, atau Mobile Banking.
“Saat ini, bagi pelanggan yang tidak memiliki rekening BPD Bali juga bisa melakukan pembayaran dengan Transfer Antar Bank Tinggal memilih menu Transfer Antar Bank, kemudian memilih bank tujuan Bank BPD Bali, selanjutnya mengetik kode 5043 + No. SBG (nomor sambungan),” lanjutnya.
Setelah itu jumlah tagihan akan keluar dan
pelanggan bisa melakukan pembayaran. Dengan demikian pembayaran akan semakin mudah dan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja.
Kata dia, hal ini pun dapat mengurangi kerumunan di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Saat ini, per bulan Juni 2021) Perumda Tirta Amertha Buana memiliki 59.903 SR. Di mana di tahun 2021 target sambungan baru sebanyak 1.300 SR dan per bulan Juni 2021 telah tercapai 549 SR.
“Kendatipun masih dalam masa pandemi, Perumda Tirta Amertha Buana pun optimis target akan tercapai hingga akhir tahun 2021,” tandasnya. (m/kb)

















