Seleksi Dirut-Dewas Perumda SS Masih Sepi, Baru Dua Orang Mendaftar

TABANAN, Kilasbali.com – Proses seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Sanjayaning Singasana, Tabanan, masih sepi.
Sampai dengan Rabu (3/6), baru ada dua orang pelamar yang resmi mendaftarkan diri secara manual kepada panitia seleksi (pansel).
Kedua pendaftar itupun bukan melamar posisi dirut, melainkan untuk posisi dewas dari kalangan profesional.
Sementara itu, posisi nakhoda utama di perusahaan daerah yang membidangi urusan pangan dan pasar tersebut masih nol pelamar.
Sekretaris Pansel, I Nyoman Hari Sujana, mengungkapkan bahwa pendaftaran dilakukan secara langsung ke kantor pemerintah daerah.
Pihaknya memprediksi para kandidat baru akan mulai ramai menyetorkan berkas saat mendekati batas akhir waktu pendaftaran.
“Baru dua pelamar yang mendaftarkan secara manual dengan datang ke Pemkab Tabanan langsung,” ujar Hari Sujana saat memberikan konfirmasi, Rabu (3/6).
Ia menjelaskan, pendaftaran dibagi ke dalam dua tahap, di mana tahap pertama berlangsung sejak 29 Mei hingga 4 Juni 2026.
Jika sampai dengan tahap pertama masih belum ada pendaftaran, tahap kedua akan dibuka kembali pada 5 hingga 6 Juni 2026 mendatang.
Terkait persyaratan, pansel tidak mengharuskan adanya ketentuan pendaftar berdomisili di Tabanan. Artinya, warga dari luar Tabanan juga bisa mendaftar sepanjang punya kompetensi.
“Boleh kok warga dari luar Tabanan yang melamar. Kami tidak mensyaratkan domisili. Yang penting memiliki identitas yang jelas berupa KTP,” tegas Plt Dirut Perumda SS ini.
Mekanisme seleksi nantinya akan menjaring masing-masing satu orang terbaik untuk posisi dirut dan dewas.
Tim pansel akan menjaring tiga nama dengan nilai tertinggi untuk setiap formasi jabatan yang nantinya akan diserahkan kepada Bupati Tabanan selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Penentuan tetap berada pada KPM,” pungkas Hari Sujana yang juga Kepala Bagian Ekonomi di Sekretariat Daerah (Setda) Tabanan ini. (c/kb)

















