Pasar Rakyat PKK Bali di Tabanan Raup Transaksi Rp 385 Juta

TABANAN, Kilasbali.com – Pelaksanaan Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Gedung Kesenian I Ketut Marya mencatatkan hasil gemilang dengan total transaksi mencapai Rp 385.455.000.
Kegiatan yang diikuti oleh 104 peserta dari berbagai sektor ini sukses menggerakkan ekonomi lokal melalui konsep inovatif Berbelanja dan Berbagi.
Acara yang berlangsung pada Jumat (10/4) merupakan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan.
Capaian transaksi yang besar tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa produk lokal Tabanan memiliki daya saing tinggi dan sangat diminati oleh masyarakat luas.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga dan kesiapan para pelaku usaha dalam ajang tersebut.
Ia menilai kegiatan ini sangat efektif dalam membuka akses pasar sekaligus meningkatkan pendapatan langsung para pelaku UMKM dan IKM.
“Kegiatan seperti ini memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kita, khususnya UMKM dan IKM, baik dari sisi peningkatan pendapatan maupun perluasan jaringan pasar. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sanjaya dalam keterangannya.
Dukungan terhadap para pedagang lokal diperkuat dengan penyediaan fasilitas stan secara gratis oleh penyelenggara.
Selain itu, seluruh hasil penjualan yang didapat selama acara diserahkan sepenuhnya kepada peserta tanpa potongan apa pun untuk memastikan dampak ekonomi yang optimal.
Tidak hanya berfokus pada perputaran uang, pasar rakyat ini juga mengedepankan dimensi sosial dengan menyasar warga lanjut usia.
Sebanyak 100 lansia di Kabupaten Tabanan menerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut, sehingga pembangunan ekonomi daerah tetap berjalan beriringan dengan nilai kepedulian.
Lewat kerja kolaborasi lintas instansi ini, pemerintah daerah berharap kebangkitan ekonomi kerakyatan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Produk unggulan seperti beras, kopi, kakao, hingga kerajinan khas Tabanan pun kini mendapatkan ruang promosi yang lebih luas untuk menjangkau jaringan pasar yang lebih besar. (c/kb)

















