
TABANAN, Kilasbali.com – Angin puting beliung yang sempat terjadi pada Selasa (7/4) tidak hanya merusak sembilan rumah warga di Banjar Sesandan Dangin Yeh, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.
Beberapa wilayah desa tetangga seperti di Desa Buahan di kecamatan yang sama, termasuk di sejumlah desa pada wilayah Kecamatan Marga, turut mengalami kerusakan akibat peristiwa yang terjadi menjelang sore hari itu.
Dari data sementara, baik dari Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya belasan rumah warga hingga kandang ternak rusak akibat peristiwa itu.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu membuat kerugian materi yang sementara ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Tabanan, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, menyebutkan angin kencang pertama kali menerjang Banjar Dinas Sandan Dangin Yeh, Desa Sesandan sekitar pukul 15.00 Wita.
Di lokasi tersebut, sembilan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan dua pelinggih hancur diterjang angin yang datang secara tiba-tiba.
Bencana kemudian meluas ke ke Desa Buahan. Di tempat ini, angin kencang merusak kandang ayam, kandang babi, hingga garase mobil milik I Wayan Muliada.
“Selain di Desa Sesandan, kerusakan juga dilaporkan terjadi di wilayah Desa Buahan,” jelas Dharmanatha pada Selasa (7/4).
Kerugian di lokasi ini diperkirakan mencapai Rp 24,5 juta akibat hancurnya bangunan ternak serta tanaman jagung yang tertimpa material bangunan.
Satu jam berselang, giliran Desa Tegaljadi di Kecamatan Marga juga mengalami kondisi yang sama sekitar pukul 16.00 Wita.
Sedikitnya delapan rumah warga di Banjar Dinas Pengembungan dan Banjar Dinas Adeng dilaporkan rusak.
Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan dan garase dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 5 juta per rumah.
Kapolsek Marga, AKP I Nyoman Sudarma, memastikan personel kepolisian telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan perbaikan di lokasi terdampak.
“Bhabinkamtibmas, perbekel, dan warga bergotong royong melakukan evakuasi serta perbaikan bangunan yang rusak,” ujar AKP Sudarma saat memberikan keterangan pada Rabu (8/4).
Sementara itu, petugas dari BPBD Tabanan mulai melakukan asesemen selain melanjutkan proses evakuasi yang sudah berlangsung sejak hari kejadian.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, menyebut fokus utama adalah melakukan pembersihan material dan pendataan kerusakan.
“Penanganan rumah yang tertimpa pohon di Desa Sesandan sudah kami lakukan, termasuk asesmen kerusakan yang ditimbulkan,” sebutnya.
Ia menambahkan, bantuan logistik telah mulai disalurkan kepada warga terdampak di Desa Sesandan dan rencananya masih akan dilanjutkan ke Desa Tegaljadi. (c/kb)

















