Libur Nyepi-Lebaran 2026, Kunjungan Tanah Lot Melonjak 3 Kali Lipat

TABANAN, Kilasbali.com – Tingkat kunjungan wisatawan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, melonjak tajam hingga tiga kali lipat mencapai lebih dari 4 ribuan orang per hari selama periode libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan rata-rata kunjungan harian yang biasanya hanya berkisar di angka 1.500 orang.
Dominasi kunjungan kali ini berasal dari wisatawan domestik, khususnya yang datang dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Tak ayal, kondisi kunjungan di libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026 ini memberikan sedikit harapan di tengah memanasnya situasi geopolitik global di kawasan Timur Tengah.
Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengakui adanya dampak konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat terhadap kunjungan pelancong mancanegara.
Meski ada penurunan dari Timur Tengah, jumlah tersebut tidak terlalu berdampak pada total kunjungan karena tertutup oleh turis dari negara lain.
“Memang terdapat sedikit penurunan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah,” jelas Sudiana pada Senin (23/3).
Menurutnya, penurunan tersebut tidak terlalu memberikan pengaruh karena wisatawan dari India dan China masih mendominasi.
“Kalau wisatawan Timur Tengah menyumbang persentase yang tidak terlalu signifikan di Tanah Lot,” tegasnya.
Namun demikian, bagi pihaknya, kondisi geopolitik tersebut masih perlu mendapatkan perhatian dan antisipasi.
Untuk memeriahkan suasana libur panjang, pihak manajemen menyuguhkan atraksi Joged Bumbung yang digelar setiap sore menjelang matahari terbenam atau sunset.
Pementasan seni tradisional ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman interaktif bagi para pengunjung.
“Kami berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memberikan sentuhan budaya yang khas Bali,” sebutnya. (c/kb)

















