48 Napi Lapas Tabanan Terima Remisi Lebaran 2026

TABANAN, Kilasbali.com – Sebanyak 48 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Islam di Lapas Kelas IIB Tabanan menerima Remisi Khusus (RK) Keagamaan tepat pada perayaan Idul Fitri pada Sabtu (21/3).
Pemberian pengurangan masa pidana ini menjadi kado istimewa bagi para narapidana yang dinilai telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pembinaan.
Rincian penerima remisi terdiri dari 14 orang mendapatkan potongan 15 hari, 31 orang menerima 1 bulan, satu orang mendapatkan 1 bulan 15 hari, serta dua orang lainnya memperoleh remisi selama 2 bulan.
Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap komitmen warga binaan untuk memperbaiki diri.
Ia berpesan agar momentum hari kemenangan ini dijadikan titik balik bagi mereka untuk melangkah ke arah yang lebih baik.
“Pertahankan hal tersebut dan jadikan ini sebagai pijakan untuk melangkah ke arah yang lebih baik,” ujar Prawira berpesan kepada para penerima remisi saat penyerahan.
Prawira juga mengajak seluruh penghuni lapas untuk terus memperkuat tekad dalam mengikuti setiap program pembinaan yang disediakan oleh pihak lembaga pemasyarakatan.
“Semoga momen ini menjadi pengingat bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri,” tegasnya lagi.
Kebahagiaan mendalam turut dirasakan oleh Abdul, salah satu warga binaan yang mendapatkan remisi tahun ini.
Bagi pria tersebut, berkurangnya masa tahanan di hari suci umat Islam menjadi motivasi tambahan baginya untuk tetap berkelakuan baik hingga masa pidananya berakhir.
“Rasanya campur aduk antara haru dan bahagia. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus menjalani masa pidana dengan lebih baik,” ungkap Abdul.
Pihak lapas memastikan bahwa seluruh penerima remisi telah memenuhi syarat substantif dan administratif, termasuk tidak melakukan pelanggaran tata tertib.
Program remisi ini diharapkan mampu memotivasi warga binaan lainnya untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan produktif selama berada di dalam Lapas Tabanan. (c/kb)

















