
TABANAN, Kilasbali.com – Diduga oleng atau kehilangan konsentrasi saat memperbaiki helm, seorang pengendara motor asal Badung, I Putu Deni Rahadi (33), tewas setelah menabrak truk di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.
Kecelakaan maut ini terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, pada Senin (16/3) pagi sekitar pukul 08.00 Wita.
Kapolsek Kediri, Kompol Putu Budiawan, mengonfirmasi terjadinya kecelakaan maut di jalur utama mudik tersebut.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban yang mengendarai motor Yamaha NMAX datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).
Saat tiba di lokasi kejadian, motor yang dikendarai korban mendadak oleng dan meluncur ke jalur berlawanan karena kehilangan fokus berkendara.
“Pengendara motor diduga hendak memperbaiki helm sehingga konsentrasi terganggu dan motornya melaju hingga melewati garis as jalan ke jalur sebelah utara (berlawanan),” jelasnya.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Fuso yang dikemudikan Nuriyanto (58) datang melaju dari arah barat (Gilimanuk).
Karena jarak yang sudah terlampau dekat, benturan keras antara motor korban dengan bagian depan truk tidak dapat dihindarkan lagi.
“Sehingga terjadi tabrakan di badan jalan sebelah utara as jalan atau jalur yang sedang dilalui truk,” ungkapnya.
Kerasnya hantaman mengakibatkan korban mengalami luka robek dan retak pada tulang kepala, serta patah tulang pada kaki kanan.
Korban yang berasal dari Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, itu diduga kuat meninggal dunia di lokasi kejadian. “Korban meninggal dunia di TKP,” kata Budiawan meringkas.
Usai kejadian, pihaknya di Polsek Kediri segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti kendaraan, dan mengatur arus lalu lintas.
Saat ini, proses penanganan perkara kecelakaan lalu lintas itu sudah diambil alih oleh penyidik dari Unit Laka Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan. (c/kb)

















