
GIANYAR, Kilasbali.com – Suasana malam tiba-tiba riuh di Banjar Telabah, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar pada Minggu (7/3) malam. Seiring teriakan kebakaran dan warga yang berhamburan keluar rumah mendapati sebuah toko kelontong milik salah seorang warga sudah dilalap api.
Dari penuturan salah seorang warga, I Nyoman Darsa, kebakaran diketahui sekitar Pukul 20.00 wita. Menimpa toko kelontong di sebuah Gang. Bangunan berukuran sekitar 3×3 meter milik Ni Ketut Sulendri (67).
“Saat kami ke lokasi dengan peralatan seadanya, api sudah besar. Karena berang-barang dalam toko itu cepat terbakar. Kami juga was-was karena di toko itu juga menjual gas elpiji,” terangnya.
Sementara dari keterangan pemilik warung, sebelum kejadian, listrik PLN di lokasi sempat padam. Tak lama kemudian korban melihat kobaran api dari dalam kios. Warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api semakin membesar.
Beberapa menit kemudian, dua unit mobil mobil petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Selain fokus memadamkan api yang menyelimuti toko, petugas juga melakukan penyiraman antisipasi pada bangunan disekitarnya.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Gianyar saat ini dijabat oleh Ipda I Gusti Ngurah Suardita membenarkan musibah tersebut.
Menerima laporan kebakaran, Personel Polsek Sukawati yang dipimpin Pawas Panit 3 Intelkam IPDA I Wayan Agustina, S.Kom bersama Padal Ps Kasi Humas AIPTU I Kadek Edi Arianto, langsung mendatangi lokasi kejadian dan membantu proses pemadaman.
“Dari hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik setelah meteran PLN di bangunan tersebut sempat mengalami gangguan atau mati. Hingga saat ini situasi di sekitar lokasi tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” terangnya singkat. (Ina/kb)

















