Instalasi Listrik dan Optik, Ancaman Serius di Musim Bencana

GIANYAR, Kilasbali.com – Tidak hanya pohon tumbang, longsor maupun banjir, lintangan kabel listrik maupun optik kini menjadi ancaman serius di musim bencana.
Seperti halnya guyuran hujan dari Selasa hingga Rabo (21/1) pagi, laporan lintangan kabel mendominasi lagi. Ironisnya, pihak BPBD tidak bisa melakukan penanganan cepat, karena harus berkoordinasi dengan instansi terkait.
Pantauan, Rabu pagi, lintangan kabel terjadi di beberapa tempat. Di Jalan Dharma Gianyar terdapat dua titik, meliputi kabel listrik dan kabel fiber optik milik perusahaan komunikasi. Laporan juga datang dari jalan Raya Sukawati, utara Pasar seni Desa Sukawati ada kabel PLN jatuh terdampak 6 rumah terdampak mati.
Di Jalan Jata I, Gianyar, pohon tumbang menimpa kabel. Listrik. di jalan Jaya giri kabel kendor melintangi jalan mengganggu lalu lintas. Di Ubud kabel listrik kendor akibat jadi sandaran pohon kelapa tumbang. Sementara di Jalan Sukma Tebesaya, Ubud, kabel kendor melintang saling silang dan sempat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Nyoman Nurtika ( 51) seorang sopir armada pariwisata mengungkapkan dalam sepekan ini dirinya sering terjebak macet hanya lantaran lintangan kabel. Herannya, untuk penangannya sangat lambat, bahkan ada kabel rendah hingga seminggu tidak ada penanganan.
“Kalau kabel listrik agak cepat penanganannya. Namun kalau kabel optik tidak ada pihak yang menangani. Malah warga yang kerap memotongnya,” ungkapnya.
Seperti halnya kabel optik kendor melintang saling silang di depan Balai Banjar Tebesaya, Peliatan Ubud, lebih dari lima hari belum ada yang menangani. Ironisnya lagi, sempat ada pemotor orang asing yang jatuh karena terjerat kabel.
“Kalau kabel optik milik provider tertentu kebanyakan ditelantarkan, seakan tak bertuan. Dan memang banyak yang tak berfungsi atau diterlantarkan. Kami harap ada penertiban terkait kabel ini,” harapnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta, membenarkan terkait laporan kabel melintang, putus di musim bencana ini. Pihaknya pun sudah berupaya melakukan koordinasi secepatnya, karena penanganan kabel tidak serta merta bisa ditanganinya.
“Jika Kabel Listrik kita akan koordinasi dengan pihak PLN, namun untuk kabel optik kami sedikit kesulitan. Karena providernya cukup banyak dan kami sulit berkoordinasi. Karena itu kami kerap melakukan tindakan mendahului untuk kenyamanan dan keselamatan tentunya,” terangnya. (ina/kb)

















