
TABANAN, Kilasbali.com – Sebuah bangunan bale suka duka di Banjar Juntal, Desa Kaba Kaba, Kecamatan Kediri, ludes terbakar pada Senin (29/12) petang.
Api diduga muncul akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang berasal dari bangunan berukuran 24 meter persegi tersebut.
Peristiwa kebakaran ini menimpa rumah milik warga setempat yakni I Gede Made Kerisnata (48), sekitar pukul 17.30 Wita.
Saksi mata yang pertama kali melihat kejadian adalah anak korban sendiri, I Gede Putu Adi Wijaya Putra (19).
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, menjelaskan bahwa saat kejadian saksi sedang beristirahat di kamarnya.
Saat menoleh ke arah jendela, saksi terkejut melihat kepulan asap keluar dari bangunan bale suka duka tersebut.
“Tidak berselang lama keluarlah api yang semakin membesar di bangunan tersebut,” ujar Sukadana, Selasa (30/12).
Melihat api yang cepat merembet, saksi yang saat itu sudah panik segera menghubungi ayahnya.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dikerahkan ke lokasi kejadian. “Kurang lebih 15 menit api bisa dipadamkan,” imbuh Sukadana.
Sesuai hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. “(Kebakaran) diduga akibat korsleting listrik,” jelasnya.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah yang menimpa keluarga Kerisnata ini.
Namun, untuk total kerugian materiil, hingga saat ini pihak korban masih melakukan penghitungan dan belum bisa diperkirakan secara pasti.
Selain itu, korban juga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah murni dan tidak menuntut pihak manapun. “Dan tidak ada kecurigaan yang disebabkan oleh orang lain,” imbuhnya. (c/kb)

















