
TABANAN, Kilasbali.com – Seorang remaja tewas tenggelam saat mancing di Bendungan Sungsang, Banjar Munduk Catu, Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan pada Senin (13/10) sore.
Korban yang masih remaja dan bernama I Gede Yos Adi Darmawan (19) dari Kecamatan Pupuan diduga terpeleset dan terjatuh saat memancing di bendungan itu.
Jenazahnya ditemukan di dasar bendungan mendekati pukul 19.00 Wita setelah petugas Polsek Kerambitan bersama warga setempat melakukan pencarian.
Kepala Seksi atau Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, mengonfirmasi adanya kejadian itu.
“Korban meninggal dunia diduga akibat terpeleset dan tenggelam saat hendak memancing,” jelas Berata pada Selasa (14/10).
Dari keterangan beberapa saksi yang juga teman Yos, sebelumnya mereka berangkat bersama-sama untuk mancing di bendungan itu.
Ketiga remaja yang seumuran itu tiba di bendungan itu sekitar pukul 17.00 Wita. Sampai di sana, mereka berpencar untuk mencari lokasi memancing.
Sekitar pukul 17.30 Wita, salah satu temannya mencari korban di posisinya. Namun, temannya itu tidak menemukan keberadaan korban.
“Saksi (temannya) itu hanya menemukan sandal korban yang sebelah kiri,” imbuh Berata.
Keadaan di lokasi itu membuat temannya ini curiga. Ia kemudian memanggil temannya yang ikut memancing di tempat itu.
Keduanya kemudian berusaha mencari di sekitar tempat terakhir kalinya korban terlihat memancing.
Sampai dengan pukul 17.30 Wita, kedua remaja itu tidak menemukan keberadaan korban. Mereka curiga, korban tenggelam dan segera melapor ke kepala wilayah setempat.
Kepala wilayah yang menerima laporan itu kemudian meneruskannya ke Polsek Kerambitan. Tidak lama kemudian, Polisi yang tiba di lokasi kejadian melakukan pencarian bersama warga.
Setelah dipastikan bahwa korban ada di dasar bendungan, upaya evakuasi kemudian dilakukan.
Korban berhasil dievakuasi mendekati pukul 19.00 Wita dalam kondisi sudah meninggal dunia. (c/kb)

















