
TABANAN, Kilasbali.com – Satu warung di Banjar Babahan Kangin, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kebakaran pada Kamis (2/10) sore.
Selain menghanguskan seluruh bangunan warung, kejadian itu juga membuat pemiliknya yakni I Nyoman Suarnaka (62) mengalami luka bakar.
Suarnaka mengalami luka bakar pada kedua kakinya. Derajat luka bakarnya diperkirakan tujuh sampai delapan persen.
“Berdasarkan keterangan dokter, luka bakar (Suarnaka) mencapai tujuh sampai delapan persen,” jelas Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, pada Jumat (3/10).
Ia menjelaskan, kebakaran itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.30 Wita dan dilaporkan oleh warga sekitar.
Berdasarkan keterangan pelapor, saksi, dan korban, insiden itu diduga akibat api yang menyambar uap bensin yang ada di ruangan dekat warung.
Di ruang itu juga, sekitar pukul 16.00 Wita, Suarnaka merebus air panas yang rencananya dipakai untuk mandi.
Suarnaka merebus air di atas tungku dan menggunakan kayu bakar. Namun, tidak berselang lama, ia kemudian menuangkan bensin yang baru dibelinya ke dalan jeriken.
Nah, saat itulah, api dari tungku tempat merebus air diduga menyambar uap bensin yang sedang dituangkan ke dalam jeriken oleh Suarnaka.
Dalam waktu singkat, kilatan api itu menjadi besar dan membakar bangunan pada ruangan tersebut serta warung yang ada di sebelahnya.
Usai menerima laporan dari warga mengenai kebakaran itu, pihaknya kemudian menghubungi Unit Pemadam Kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan.
Sembari menunggu datangnya petugas pemadam kebakaran, petugas Polsek Penebel bersama warga sekitar berusaha memadamkan api dengan sarana yang ada.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Api baru bisa ditanggulangi sekitar pukul 18.30 Wita.
“Untuk kerugian materi dalam peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 70 juta,” kata Alit memungkasi. (c/kb)

















