Perbaikan Jalan Kerambitan-Tibubiu yang Amblas Hampir Rampung

TABANAN, Kilasbali.com – Proses perbaikan jalan jurusan Desa Kerambitan dan Tibubiu yang ambles di Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, hampir rampung.
Bila tidak ada kendala, pada minggu depan, proses perbaikan akan memasuki tahap pengaspalan.
Seperti dijelaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra, pada Selasa (29/7).
“Pekerjaan fisiknya sudah 90 persen. Tinggal menunggu betonnya kering. Kalau tidak ada kendala, minggu depan bisa lanjut dengan pengaspalan,” katanya.
Sebelumnya, pemasangan box culvert yang menjadi salah satu pekerjaan utama untuk mengganti gorong-gorong yang rusak telah tuntas.
Setelah pemasangan box culvert, tahap perbaikan berikutnya adalah pengurugan dan pemadatan.
“Struktur jembatan sudah selesai. Saat ini kami tinggal menunggu betonnya kering. Baru setelah itu lanjut dengan pengaspalan,” imbuhnya.
Bahkan, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPKP Tabanan, I Made Partana, saat pengurugan dan pemadatan, badan jalan yang sedang diperbaiki itu sempat dibuka untuk sementara waktu.
Pembukaan sementara badan jalan tersebut atas permintaan warga setempat untuk akses pelaksanaan upacara ngaben.
Secara struktur, lebar jembatan pada badan jalan penghubung Desa Kerambitan dan Tibubiu itu kini mencapai tujuh meter.
Hanya saja, dimensi pengaspalan yang rencananya akan dilaksanakan usai pembetonan kering tetap selebar empat meter seperti ukuran semula.
Seperti diberitakan sebelumnya, jalan penghubung Desa Kerambitan dan Tibubiu ditutup sementara waktu lantaran salah satu ruasnya yang ada di Desa Tista amblas.
Badan jalan yang amblas itu dipicu gorong-gorong lama yang ada di bawahnya tergerus air. Awalnya lubang yang muncul akibat di permukaan jalan relatif kecil.
Namun, lama kelamaan lubang itu kian melebar lantaran gorong-gorong yang ada di bawahnya kian terkikis air yang mengalir.
Terlebih lagi, dalam beberapa minggu terakhir ini, intensitas hujan cukup tinggi dan mengakibatkan debit air yang mengalir pada gorong-gorong di bawah jalan itu cukup deras.
Untuk kepentingan perbaikannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas PUPRPKP menyediakan tujuh unit box culvert untuk mengganti gorong-gorong yang rusak itu. (c/kb)

















