Video Perkelahian Viral di Medsos, Polres Tabanan Beri Pembinaan

TABANAN, Kilasbali.com – Polisi akhirnya melakukan pembinaan terhadap sekelompok anak muda yang melakukan perkelahian di sebuah warung kopi depan Supermarket Vista Jalan Bay Pas Ir Soekarno, Banjar Jagasatru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 20.30 WITA. Peristiwa yang terekam video itu viral di media sosial (Medsos).
Sebagai efek jera, 10 orang yang diamankan pihak Polres Tabanan ini, dilakukan pembinaan saja. Pantauan di lapangan, 10 anak muda tersebut diberi hukuman ringan yaitu jalan jongkok, push-up up dan scot jump.
Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra mengungkapkan, pemicu awal perkelahian tersebut, yakni inisial Y bertemu dengan saudara A di Pantai Batu Tampih, kediri sekitar minggu lalu.
Inisial A ini pernah minum sama – sama. Dan saudara Y dituduh sudah mempunyai anak dan ini disampaikan oleh mantan pacarnya Y. Karena inusial Y tidak terima di bilang seperti ini sehinga Y kecewa dan sakit hati kemudian pada hari minggu sekitar pukul 20.00 inisial Y bersama teman – temanya melintas di depan Rumah Sakit Puri Bunda melihat inisial A sedang minum kopi yang terletak di dekat rumah sakit tersebut.
Kemudian inisial Y mendatangi inisial A dan menyampaikan saudara A sudah berkeluarga bersama pada mantan pacarnya. Karena menunggu lama karena mendapatkan jawaban yang tidak bagus, kemudian inisial Y memukul inisial A, kemudian teman – teman inisial A langsung menyerang inisial Y. Kemudian teman inisial Y ikut menyerang sehingga terjadi perkelahian.
“Dari 10 orang ini, dimana 5 orang rekan rekan saudara Y dan 5 orang saudara A, hanya satu orang yang tidak diamankan karena tidak ikut memukul,” jelasnya.
Dia menambahkan, pemilik warung kopi dan satpam yang ada di Rumah sakit Puri Bunda ikut melerai sehingga perkelahian tersebut menjadi bubar.
“Kita sebenarnya itu pada pukul 20.30 Wita personil Polsek Kediri sudah menerima laporan dari pemelik warung saudara I Ketut S. Kemudian langsung mendatangi ke tkp, karena sudah bubar ditanyakan kepada pemilik warung dan satpam tidak ada yang kenal dengan mereka,” ungkap kapolres Tabanan.
Lanjut dikatakan, pada besok pagi melihat postingan rekaman vidio dari medsos tentang rekaman vidio.
“Kita ambil postingan itu mempelajari sambil jalan akhirnya teridentifikasi kelompok anak muda ini akhirnya inisial R dengan salah satu yang kita tanyakan, sehingga berhasil mencari saudara R diamakan di rumahnya yang ada di wilayah Kediri,” imbuhnya.
Kapolres menjelaskan, dari yang bersangkutan teryata yang mempunyai masalah itu adalah inisial Y dengan inisial A dan langsung mencari, tidak sampai 24 jam, semua anak yang terlibat perkelahian ini dapat diamankan.
“Kita juga sudah mengamankan rekaman dari cctv yang ada di rumah sakit sebagai alat bukti kita melakukan pemeriksaan mereka baru sampai pagi selesai, mereka sangat menyesali perbuatan dan dilakukan pembinaan dan pemeriksaan di lapangan untuk membuat efek jera buat mereka,” bebernya.
Pihaknya berharap perbuatan ini tidak akan terulang kembali. “Kerena ini perkelahain anak muda kini hanya melakukan pembinaan saja,” tandasnya. (gsd/kb)

















