Tersesat di Gunung Sang Hyang, Astungkara Bule Rusia Ditemukan Selamat

TABANAN, Kilasbali.com – Wisatawan (bule) asal Rusia, Igor (27) yang sempat dilaporkan tersesat saat mendaki di Gunung Sang Hyang, Tabanan akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (9/8/2021) sore.
Dari informasi yang dihimpun, awalnya pada hari Minggu (8/8/2021) sekitar pukul 08.00 WITA, tiga bule Rusia, Maximo Tannchen, Maria loginova dan Igor melakukan di Gunung Sang Hyang melalui Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, Tabanan.
Setelah mendaki kurang lebih sekitar 1,5 km, Maximo Tannchen serta Maria Loginova merasa kelelahan, dan memutuskan untuk kembali sedangkan Igor melanjutkan pendakian seorang diri.
Sekitar pukul 14.00 WITA, Maximo Tannchen dan Maria loginova sampai di Villa Padi Bali, tempat mereka menginap di Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih.
Sekitar pukul 17.00 WITA, Igor sempat mengirimkan pesan melalui WA kepada Maximo Tannchen mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menemukan jalan kembali dan mengirimkan lokasi berada.
Dari lokasi yg dikirim oleh Igor menunjukkan bahwa dia masih berada di Puncak Gunung Sang Hyang namun berada di wilayah Gesing Kabupaten Buleleng.
Berdasarkan hal tersebut Maximo Tannchen menyampaikan kepada I Gede Made Kantor aluas Gurun Winda selaku pemilik Villa Padi Bali, selanjutnya diteruskan kepada Kawil Gunung Sari Umakayu Jati Luwih Penebel serta melapor ke Polsek Penebel.
Atas laporan dari Polsek Penebel, kemudian Polres Tabanan menghubungi Tim Basarnas Bali bahwa ada warga negara Rusia yang tersesat saat mendaki di Gunung Sang Hyang.
Kemudian Tim dari Basarnas Bali, Tim Sar Polda Bali, Polsek Penebel, Pecalang serta dibantu oleh relawan melakukan pencarian pada hari senin (9/8/2021) sekitar pukul 04.40 WITA.
Tim melakukan pencarian sesuai dengan pentunjuk yang sempat dikirimkan oleh Igor. Namun pencarian hanya dilakukan sampai pukul 13.00 WITA. Karena sesuai petunjuk yang dikirimkan oleh Igor posisinya sangat sulit dan extrim. Kemudian tim kembali ke Posko dan sepakat pencarian dilakukan melalui Pujungan, Pupuan.
“Pertimbangannya jalur tersebut paling dekat untuk menuju titik kordinat tersebut,” jelas Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, Senin (9/8/2021) malam.
Dikatakan, tim 2 melakukan pencarian lewat jalur Pujungan, Pupuan sekitar Pukul 14.30 WITA. Setelah 3 jam melakukan pencarian sekitar pukul 17.15 WITA, tim berhasil menemukan korban disekitar sumber air gesing. Korban ditemukan dalam keadaan selamat.
“Setelah kurang lebih 3 jam pencarian, astungkara korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Korban ditemukan sekitar sepuluh meter dari jalur pencarian, dimana tim mendengar teriakan korban saat tim melakukan pencarian dan korban ditemukan di sekitar sumber air gesing,” tambah Kapolres.
Kapolres mengatakan, dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan sehat dan hanya ditemukan luka lecet dibagian tangan.
Diduga luka lecet tersebut tergores disemak-semak saat korban berusaha mencari jalan pulang. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat menunda pendakian di tengah situasi Covid-19. (m/kb)

















