Ketua Golkar Gianyar Meninggal dalam Perawatan di Malaysia

GIANYAR, Kilasbali.com – DPRD Gianyar kembali berduka menyusul meninggalnya anggota DPRD Gianyar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gianyar, I Wayan Gede Sudarta.
Politisi asal Ubud ini, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Penang, Malaysia, pada Minggu (26/7) malam.
Dari informasi yang diterima, Senin (27/7), almarhum wafat di usia 54 tahun setelah berjuang melawan penyakit paru-paru. Sebelum berangkat ke Malaysia sekitar tiga pekan lalu, almarhum sempat menghubunginya sejumlah rekannya di DPRD Gianyar, dan menyampaikan bahwa dirinya akan menjalani pengobatan.
Selama beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatannya memang terus menurun dan beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk di RS Bintang di Klungkung.
Sekretaris DPRD Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra membenarkan berita duka ini. Dirinya menerima kabar duka, Senin pagi, setelah beberapa minggu sebelumnya, almarhum menyampaikan pemberitahuan perihal izin berobat ke luar negeri.
“Saya konfirmasi ke anaknya, Angga Parsetya Bandem, membenarkan ayahanda sudah berpulang hari minggu malam dan kini masih di rumah sakit setempat,” ungkapnya.
Kini pihak keluarga disebutkan sedang proses mengurus administrasi untuk memulangkan jenasah Anggota komisi 2 yang juga Wakil Ketua Aggota Badan Kehormatan ( BK) DPRD Gianyar ini.
“Atas kepergian politisi low profil ini, segenap keluarga besar sekteriat DPRD Gianyar menyampaikan bela sungkawa,” terangnya singkat.
Mantan Ketua DPD Partai Golkar Gianyar yang kini menjabat Korwil Denpasar, Badung, dan Gianyar DPD Partai Golkar Bali, I Kadek Era Sukadana, mengaku kehilangan atas berita duka ini. Meski kesehatannya menurun dalam beberapa bukan terakhir, sebutnya, semangat pengabdian Gede Sudarta tidak pernah surut.
Di tengah kondisi fisik yang melemah, ia tetap aktif menghadiri berbagai agenda kedewanan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga akhirnya memilih menjalani pengobatan di Malaysia.
Baginya, almarhum merupakan kader yang berdedikasi tinggi dalam membesarkan Partai Golkar di Gianyar. Karena itupula, anggota DPRD Gianyar tiga kali berturut-turut ini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar periode 2025–2030 sejak Oktober 2025. “Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Partai Golkar,” terangnya.
Lanjutnya, semangat perjuangan dan pengabdian yang telah ditunjukkan almarhum yang meniti karier politik dari bawah. Mulai dari pimpinan desa, Ketua pengurus kecamatan (PK) hingga tingkat kabupaten. “Jejak almarhum kami harapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk terus mengabdi kepada masyarakat,” harapnya. (Ina/kb)

















