
SINGARAJA, Kilasbali.com — Seorang mahasiswa dilaporkan hanyut terbawa arus banjir paska rumah yang ditempatinya di Perumahan Griya Mahadewa Blok A4, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng diterjang banjir, Jumat (12/6) sekitar pukul 12.30 siang.
Korban diketahui bernama Ricardo Razak Alghiveri (20), mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
Informasi dihimpun, saat banjir terjadi, korban sedang berada di dalam kamarnya. Adik korban sempat memperingatkan agar segera keluar rumah karena debit air terus meningkat. Nahas, sebelum korban berhasil menyelamatkan diri, bangunan rumah yang ditempatinya tergerus derasnya arus banjir hingga korban ikut terseret.
Ketinggian air saat kejadian diperkirakan mencapai sekitar dua meter. Arus yang sangat deras juga menyebabkan sebagian rumah korban mengalami kerusakan parah akibat tergerus banjir. Bagian rumah yang terdampak memiliki ukuran sekitar 12 meter panjang dan 6 meter lebar.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Buleleng, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng telah melakukan asesmen di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Petugas masih menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyutnya korban. Hingga saat ini, pencarian terhadap Ricardo Razak Alghiveri masih terus dilanjutkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan curah hujan tinggi. (Ard/kb)

















