
TABANAN, Kilasbali.com – Sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Tabanan dipenuhi dengan tumpukan sampah usai diberlakukannya kebijakan TPA Mandung hanya menerima sampah residu.
Di beberapa tempat, tumpukan sampah di atas trotoar itu bahkan sampai meluber ke jalan lantaran tidak diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan.
Dari pantauan pada Senin (4/5), pemandangan ini setidaknya terlihat di ruas Jalan Pahlawan, depan toko Sastra Mas, Jalan Durian, Jalan Mawar, Jalan Gajah Mada di Pasar Induk Tabanan.
Pemandangan serupa juga terlihat hingga jalan terusan dari Gajah Mada hingga Pasar Dauh Pala.
Bukan hanya di sejumlah ruas jalan seputaran Kota Tabanan, pemandangan yang sama juga terlihat di ruas jalan di Kecamatan Kediri.
Misalnya di depan Masjid Al Huda, sepanjang Jalan Bypass Ir Soekarno, Jalan Ngurah Rai, dan Jalan Ahmad Yani.
Tumpukan sampah tersebut tidak terangkut lantaran kondisinya yang masih tercampur atau belum dipilah antara organik, anorganik, dan residu.
Akibatnya, armada DLH tidak mengangkut limbah tersebut sesuai dengan mandat SE Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026.
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan tetap konsisten menjalankan aturan pemilahan dari rumah meskipun terjadi penumpukan di jalanan. Begitu juga dengan kebijakan bahwa TPA Mandung hanya boleh menerima residu.
“Ketika sampah-sampah warga di jalan yang ada di perkotaan masih dengan kondisi tercampur tidak terpilah. Maka kami pastikan sampah warga tidak ada terangkut ke TPA,” ujar Dirga saat dikonfirmasi mengenai kondisi tersebut pada Senin (4/5).
Ia menambahkan, Satgas Percepatan Penanganan Sampah sebenarnya telah masif memberikan edukasi mulai dari desa dinas, desa adat, hingga para pedagang pasar.
Namun, realita di lapangan menunjukkan kesadaran warga dalam menjalankan aturan tersebut masih belum berjalan dengan sempurna.
“Kebijakan ini tidak bisa hanya pemerintah yang menjalankan, tetapi harus bersama-sama dengan warga. Kalau seumpama sampah sudah dalam kondisi terpilah dan hanya residu. Maka pasti akan diangkut,” tegasnya. (c/kb)

















