
TABANAN, Kilasbali.com – Kecelakaan antara mobil Feroza dan mobil boks terjadi di jalur Marga-Baturiti, tepatnya di lingkungan Banjar Tengah, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga pada Kamis (16/4) sekitar pukul 13.45 Wita.
Insiden kecelakaan itu diduga dipicu serempetan yang terjadi antara sebuah mobil tidak dikenal dan kabur dari lokasi kejadian dengan mobil Feroza. Serempetan itu membuat Feroza oleng ke kanan dan bertabrakan dengan mobil boks.
Informasi di lapangan menyebutkan, peristiwa ini bermula ketika mobil Daihatsu Feroza bernomor polisi DK 1318 HF sedang bergerak dari arah selatan menuju ke arah Apuan.
Namun, saat tiba di titik lokasi Banjar Dinas Tengah, mobil tersebut diserempet oleh sebuah mobil jenis Jimny berwarna hijau hingga kehilangan kendali.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, menjelaskan bahwa posisi mobil boks bernomor polisi DK 8190 DI yang dikemudikan Mohamad Zainur Arif (29) saat itu berada tepat di jalur sebaliknya.
“Tepat di belakang mobil Jimny hijau itu ada mobil boks DK 8190 DI yang kemudian ditabrak mobil Feroza DK 1318 HF yang pada saat tersebut oleng ke kanan. Akibatnya, mobil boks DK 8190 DI terguling ke kiri dari arah utara,” ujar Berata pada Jumat (17/4).
Akibat hantaman keras tersebut, mobil Feroza yang dikemudikan Putu Eka Jayanthi (38) mengalami kerusakan parah pada bagian kanan depan hingga menyebabkan ban pecah.
Sementara itu, mobil boks yang ditabrak Feroza terguling ke sisi kiri jalan dengan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan.
Meskipun kondisi kedua mobil ringsek, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah di jalur antarkecamatan tersebut.
“Baik pengendara Feroza dan pikap mengalami luka ringan. Sementara kerugian materi diperkirakan Rp 40 juta,” jelas Berata.
Saat ini, Polisi sedang melakukan pemeriksaan terkait kasus kecelakaan tersebut dan mencari keterangan saksi untuk mengidentifikasi pengemudi mobil Jimny hijau yang kabur usai menyerempet mobil Feroza.
“Saat ini penyelidikan lebih lanjut telah dilakukan oleh Unit Laka Polres Tabanan,” pungkas Berata. (c/kb)

















