
SINGARAJA, Kilasbali.com-Kapal Motor (KM) Jawa Indah tenggelam ketika sedang sandar di Pelabuhan Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng-Bali, pada Jumat (30/1/2026) siang. Penyebab insiden tenggelamnya KM Jawa Indah itu, diduga adanya unsur kelalaian serta dipicu ombak tinggi.
Seizin Kapolres Buleleng, Iptu Putu Bagiasa selaku KBO Pol Air Polres Buleleng menjelaskan, pemicu tenggelamnya KM Jawa Indah yang dalam posisi sandar bongkar ikan pindang di Pelabuhan Sangsit, selain disebabkan faktor ombak tinggi, diduga adanya unsur kelalaian.
“Ketika sedang bongkaran di Pelabuhan Sangsit, kapal pengangkut ikan pindang dari Pulau Sapeken, Madura-Jatim itu, ditinggal oleh belasan buruh karena mereka hendak menunaikan sholat Jumat’an. Imbasnya, muatan kapal antara buritan (depan kapal) dan belakang tidak berimbang, hingga perlahan kapal jadi miring diterjang ombak, sebelum akhirnya tenggelam,” kata Iptu Bagiasa.
Kronologi lengkap sebut Iptu Budiasa, KM Jawa Indah yang dinahkodai oleh Abdul Fattah (47) asal Sumenep-Jatim bersama empat (4) Anak Buah Kapal (ABK) sandar di Pelabuhan Sangsit sekitar pukul 10.30 WITA. Selanjutnya, dilakukan kegiatan bongkar muatan ikan pindang dengan menurunkan muatan yang ada disebelah kiri bagian depan kapal, sementara barang muatan di bagian belakang masih penuh. Lalu, tepat pukul 12.00 WITA, belasan buruh yang sedang melakukan kegiatan bongkar muat itu berhenti karena menunaikan sholat jumat. Kala itu, Nahkoda Abdul Fattah beserta empat ABK masih ada di sekitar pelabuhan.
“Sekitar pukul 12.30 siang, Nahkoda Abdul Fattah sempat memerintahkan ABK untuk naik ke kapal menaikkan box (tripung), tempat ikan yang kosong diletakkan di belakang sehingga menyebabkan beban semakin berat di belakang kapal. Dugaannya, dengan adanya berat beban tidak seimbang, posisi kapal mendadak miring kebelakang, sebelum ombak laut besar masuk ke bagian dalam, hingga kapal akhirnya tenggelam. Kami pastikan tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam insiden, hanya kerugian materi saja,” terangnya.
Masih kata dia, data manifest KM Jawa Indah, hasil koordinasi pihak Satuan Pol Air Polres Buleleng dengan pihak KSOP, terdiri dari muatan galon air sebanyak 50 pcs, ikan kering seberat 300 kilogram, ikan segar sebanyak 10 ton, ikan Kepiting seberat 50 kilogram, Pappas sebanyak 7 karung, ikan Pindang sebanyak 2000 blak, Ronggeng sebanyak 50 kilogram.
“Barang yang tersisa, yang tidak sempat diselamatkan dalam insiden kapal tenggelam yakni ikan pindang sebanyak 700 blak,” imbuhnya.
Saat ini, pihak kepolisian bersama stake holder terkait sedang berupaya melakukan evaluasi badan kapal di Pelabuhan Sangsit.
“Memudahkan proses evakuasi, nantinya badan kapal diupayakan diangkat menggunakan pelampung berupa drum supaya bisa mengapung kembali di permukaan,” pungkasnya. (ard/*KB).

















