Nelayan Tradisional Belum Terbiasa Pakai Life Jacket saat Melaut

GIANYAR, Kilasbali.com – Meski menjadi standar keselamatan dalam melaut, penggunaan Life Jacket atau rompi apung jarang dipakai oleh Nelayan Tradisional di Gianyar.
Namun tetap dibawa dan hanya akan digunakan jika dalam kondisi darurat. Hal ini menjadi perhatian jajaran Polairud Polres Gianyar saat berpatroli perairan dengan menggunakan Rubber Boat Black Ligher 435, Selasa (28/10).
Patroli perairan Satpolairud Polres Gianyar dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Melibatkan lima personel dan menggandeng Balawista.
Patroli mulai dari Pantai Cucukan, kemudian menyisir perairan Pantai Keramas (Koordinat S 8°36’08.0172” E115°22’29.5608”), Pantai Saba (S 8°37’08.0292” E115°19’48.4572”), Pantai Purnama (S8°38’01.1328” E115°18’54.774”), Pantai Manyar (S8°38’48.6368” E115°18’05.2236”), hingga Pantai Masceti, Desa Medahan, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
Dari hasil patroli, situasi perairan di sepanjang rute dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan atau pelanggaran di laut.
Terpantau sejumlah nelayan sedang mencari ikan, serta wisatawan lokal maupun mancanegara bermain surfing di Pantai Keramas. Cuaca dilaporkan cerah, kondisi ombak landai, dan angin berhembus sedang.
Hanya saja, setiap ketemu nelayan, tidak ada yang mengenakan Life Jacket. Padahal, Pemakaiannya sudah manjadi standar keselamatan. Para nelayan kerap todak terbiasa namun selalu membawa life jacket yang disimpan di dalam perahunya.
“Kami sudah memberikan imbauan Kamtibmas kepada para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di laut, termasuk menggunakan life jacket, mengingat kondisi cuaca belakangan ini kerap berubah secara ekstrem di wilayah Bali dan sekitarnya,” ungkap Kasat Polairud Polres Gianyar AKP I Ketut Nariawan.
Disebutkan, patroli ini merupakan bagian dari upaya rutin Polres Gianyar dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah perairan.
“Patroli ini kami laksanakan secara rutin untuk memastikan situasi perairan di wilayah hukum Polres Gianyar tetap aman dan kondusif. Kami juga terus mengingatkan masyarakat nelayan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca serta mengutamakan keselamatan diri dengan menggunakan perlengkapan standar saat melaut,” ujar AKP I Ketut Nariawan.
Lebih lanjut, Kasat Polairud menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli dan sinergi dengan unsur terkait seperti Balawista serta instansi maritim lainnya guna menciptakan perairan Gianyar yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. (ina/kb)

















