Bupati Tabanan Mutasi Puluhan Pejabat, Delapan di Antaranya Setingkat Kadis/Kaban

TABANAN, Kilasbali.com – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melakukan mutasi terhadap puluhan orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan pada Senin (1/9) siang.
Total ada 55 pejabat yang menjalani proses perombakan jabatan. Mereka terdiri dari pejabat Eselon II B setingkat kepala dinas (kadis) atau kepala badan (kaban).
Total ada delapan pejabat Eselon II B yang mengalami pergeseran jabatan. Mereka antara lain I Nyoman Gede Gunawan.
Sebelumnya, Gunawan menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan kini sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum.
Sementara itu, jabatan Dinsos P3A Tabanan kini ditempati oleh I Gusti Ngurah Agung Suryana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Posisi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan kini ditempati oleh I Made Yudiana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan.
Jabatan Kepala Dinas Kebudayaan yang sebelumnya ditempati oleh Yudiana kini diisi oleh I Made Subagia. Sebelumnya, Subagia merupakan Kepala Dinas Pertanian.
Sedangkan, posisi Kepala Dinas Pertanian yang ditinggalkan Subagi kini ditempati oleh I Nyoman Budana yang sebelumnya sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik.
Pergeseran jabatan juga terjadi pada posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Penataan Kawasan, dan Permukiman (PUPRPKP).
Tadinya, posisi ini ditempati I Made Dedy Darmasaputra secara definitif. Ia kini digeser sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Selain sebagai Kepala DPMPTSP, Dedy juga berstatus sebagai Plt Kepala Dinas PUPRPKP untuk sementara waktu.
Berikutnya I Made Kristiadi Putra yang semula menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kristiadi kini menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik yang tadinya ditempati Budana.
Selanjutnya, I Nyoman Putra yang tadinya menjabat Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi kini menempati posisi sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan.
Di luar delapan pejabat Eselon II B tersebut, mutasi juga terjadi di tingkat pejabat Eselon III. Total ada 25 orang pejabat Eselon III yang mengalami pergeseran posisi jabatan.
Selain itu, mutasi yang berjalan secara daring (dalam jaringan) tersebut juga disertai dengan pelantikan jabatan Pengawas Eselon IV sebanyak 22 orang.
Proses mutasi ini juga disaksikan oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila.
Sanjaya menyebutkan, mutasi yang dilakukannya sebagai proses yang lumrah dalam organisasi pemerintahan. Demikian halnya dengan rotasi atau promosi jabatan.
“Tidak ada kepentingan lain selain kebutuhan organisasi. Semua dilakukan demi penyegaran, optimalisasi kinerja, serta penyesuaian dengan tantangan dan pelayanan publik yang semakin kompleks,” kata Sanjaya.
Dalam memimpin Tabanan untuk yang kedua kalinya, Sanjaya memerlukan dukungan penuh dari jajaran birokrasi untuk mengimplementasikan visinya dengan semangat dan inovasi.
Karena itu, ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk menunjukkan performa kinerja yang baik.
“Tidak ada alasan baru belajar untuk mengemban tanggung jawab. Ketika ditugaskan, harus cepat beradaptasi, berorientasi pada lingkungan, serta selalu inisiatif dan inovatif,” pungkasnya. (c/kb)

















