BPBD Tabanan Perkirakan Kerugian Akibat Bibit Siklon Tropis Capai Ratusan Juta

TABANAN, Kilasbali.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan memperkirakan kerugian bencana akibat kemunculan bibit siklon tropis beberapa waktu lalu mencapai ratusan juta rupiah.
Nilai kerugian itu masih bersifat sementara karena BPBD Tabanan masih harus melakukan verifikasi secara langsung ke masing-masing lokasi musibah.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menyebutkan bahwa setidaknya sudah ada 30 laporan bencana akibat kemunculan bibit siklon tropis yang terjadi pada pertengahan bulan ini.
Laporan itu meliputi bangunan rumah yang rusak akibat tertiup angin kencang, bangunan pura yang tertimpa pohon tumbang, banjir, hingga longsor.
Pihaknya untuk sementara ini memperkirakan bahwa nilai kerugian akibat bencana itu berkisar Rp 300 juta.
“Untuk nilai kerugian pastinya belum bisa kami pastikan. Itu baru perkiraan. Karena ada beberapa kerusakan yang perlu pendataan langsung,” jelas Srinadha Giri.
Ia menjelaskan, kerugian bencana alam terhadap para korban terutama masyarakat yang pasti akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan melalui belanja tak terduga (BTT) dari APBD Tabanan.
Karena Pemerintah Tabanan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar. “Anggaran BTT sih sudah siap, perlu perhitungan real di bawah,” ucapnya.
Di saat yang sama, ia menyebutkan bahwa sepuluh kecamatan di Kabupaten Tabanan pada dasarnya merupakan wilayah yang rawan bencana.
Sehingga pihaknya saat ini sedang menggencarkan pola komunikasi informasi dan edukasi (KIE) masalah kebencanaan yang menyasar setiap desa di Tabanan.
Ketika desa merasa daerahnya masuk rawan bencana, maka harus melakukan antisipasi dan tindakan. Bisa misalnya membuat desa tangguh bencana dengan anggota dari masyarakat setempat.
Maka apa ketika mereka sudah melakukan antisipasi dini kemudian saat terjadi bencana mereka tidak bisa menangani baru tim BPBD Tabanan turun.
“Pola-pola penanganan bencana semacam inilah yang perlu ditingkat pada skup desa lebih dini melakukan antisipasi,” pungkasnya. (c/kb)

















